Perang Rusia Ukraina

Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-357: AS Klaim Pasukan Putin Kalah Strategis hingga Taktis

Kondisi terkini perang di Ukraina, Rabu (15/2/2023): Amerika Serikat sebut pasukan militer Presiden Rusia Vladimir Putin kalah secara strategis.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
AFP/Mikhail Klimentyev
Presiden Rusia Vladimir Putin (jaket padding hitam) saat di pusat pelatihan militer Distrik Militer Barat pada 20 Oktober 2022. Kabar terbaru dalam perang Rusia vs Ukraina hari ke-357 pada Rabu, 15 Februari 2023 antara lain Amerika Serikat atau AS mengklaim bahwa pasukan militer Putin kalah secara strategis, operasional, dan taktis. 

Dalam sebuah pernyataan, Galushchenko dan operator jaringan Ukraina Ukrenergy mengatakan negara itu menghasilkan energi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-346: AS Kirimi Kyiv Bom yang Bisa Gandakan Jangkauan Serangan

- Menhan Ukraina Oleksii Reznikov telah mengambil bagian dalam pembicaraan tingkat menteri NATO di Brussels, Belgia.

Reznikov mengatakan tujuannya termasuk melindungi langit Ukraina, “memperkuat koalisi tank”, mengamankan amunisi yang cukup, memastikan lebih banyak pelatihan untuk tentara Ukraina dan logistik yang stabil, pemeliharaan dan perbaikan senjata.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-345: Janji Uni Eropa Gandakan Bantuan Militer untuk Kyiv

- Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg telah mendesak anggota aliansi militer transatlantik untuk meningkatkan produksi amunisi untuk Ukraina.

Stoltenberg memperingatkan Putin sedang mempersiapkan serangan baru.

Stoltenberg jugamenyatakan bahwa masalah memasok jet tempur ke Ukraina ada dalam agenda tetapi "bukan masalah yang paling mendesak sekarang".

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-344: Roket Rusia Hantam Apartemen Kramatorsk, 2 Orang Tewas

- Norwegia telah mengumumkan akan mengirim 8 unit tank tempur Leopard 2 buatan Jerman dan peralatan lainnya ke Ukraina.

Dalam sebuah pernyataan, Perdana Menteri Norwegia Jonas Gahr Store mengatakan bahwa "lebih penting dari sebelumnya untuk mendukung perjuangan Ukraina demi kebebasan".

Pengumuman itu muncul sehari setelah Store berbicara dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky melalui telepon, di mana keduanya membahas janji lima tahun Norwegia untuk Ukraina.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-342: Pasukan Militer Putin Serang Bakhmut dan Donetsk

- Jerman telah menandatangani kontrak dengan Rheinmetall untuk memulai kembali produksi amunisi senjata anti-pesawat Gepard yang telah dikirim ke Ukraina, kata Menhan Pistorius.

“Kami akan segera memulai produksi amunisi Gepard kami sendiri di Rheinmetall. Saya sangat senang kami dapat menjamin pengiriman bagian penting dari pertahanan udara ini,” kata Pistorius sebelum pertemuan dengan para menteri NATO di Brussel.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-341: Pasukan Putin Tembaki Wilayah Kherson, 3 Orang Tewas

- AS telah mengatakan kepada Ukraina bahwa mereka tidak akan mengirim rudal jarak jauh karena terlalu sedikit cadangannya, menurut sebuah laporan.

Pejabat AS mengatakan mentransfer Sistem Rudal Taktis Angkatan Darat (ATACMS) ke medan perang di Ukraina akan berisiko kekurangan stoknya sendiri dan merusak kesiapannya sendiri untuk pertempuran apa pun di masa depan, sumber mengatakan kepada Politico.

Baca juga: Mengenal Apa Itu ATACMS, Sistem Rudal AS yang Diinginkan Ukraina untuk Lawan Rusia tapi Ditolak

- Pengadilan Korea Selatan telah memberikan hak kepada dua orang Rusia yang melarikan diri dari negara mereka untuk menghindari wajib militer berperang di Ukraina untuk mengajukan status pengungsi.

Kedua pria tersebut, yang terdampar di Bandara Internasional Incheon, dekat Seoul, sejak Oktober lalu, akan dapat meninggalkan gedung terminal dan memasuki negara tersebut, kata pengadilan.

Halaman
1234
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved