Kecelakaan Priscilia 88
Breaking News: Kapal Cepat KM Express Priscilia 88 Mati Mesin di Teluk Tomini-Gorontalo
Kapal cepat KM Express Priscilia 88 antar Gorontalo-Sulawesi Tengah itu mengalami gangguan mesin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/KM-pricilia-88.jpg)
Kapal cepat Priscilia 88 berlayar setiap hari pukul 08.00 WITA untuk rute Gorontalo – Pagimana, sementara rute Pagimana – Gorontalo berangkat pukul 13.00 WITA.
Kapal dengan 354 kursi itu memiliki tiga tipe ruangan dengan harga yang relatif terjangkau.
Kelas eksekutif sebanyak 244 kursi seharga Rp180.000 per orang, kelas VIP sebanyak 70 kursi dengan harga Rp200.000 per orang.
Untuk kelas VVIP sebanyak 40 kursi dihargai Rp250.000 per orang.
Sebagai ucapan terima kasih kepada pemerintah provinsi, PT Pelayaran Dharma Indah menggratiskan pelayaran perdana dari dan ke Gorontalo hari ini.
Sejumlah penumpang umum dan perwakilan unsur pemerintah berkesempatan menjajal layanan kapal tersebut pergi pulang.
Zulkifli Mangkau, seorang pelancong yang kerap bolak balik Gorontalo-Pagimana mengaku senang dengan hadirnya kapal cepat.
Apalagi kata dia, tiket yang ditawarkan hanya berbeda tipis dengan kapal Ferry milik ASDP.
“Kalau fery kan biasanya Rp 100 ribu, nah ini ekonomi Rp180 ribu. Sebanding lah sama apa yang ditawarkan,” tegas Zulkifli Mangkau.
Pria berlesung pipi itu menyebut, akan menggunakan Priscilia 88 sebagai transportasi. “Biar gak kehabisan waktu di jalan. Bisa baku riki akang (bisa dikebut),” ungkap Zul.
Baca Selanjutnya: Km express priscilia berhasil bersandar di pelabuhan gorontalo seluruh penumpang selamat
(*)