Ferdy Sambo

Ahli Psikologi Forensik Bicara Soal Putusan Ferdi Sambo Besok, Ini Kemungkinanya

Putusan untuk Ferdi Sambo ini selain untuk keadilan, tetapi juga untuk hal-hal di luar itu. Apalagi, kasus itu menyedot perhatian banyak orang. 

Capture YouTube KOMPASTV
Terdakwa eks Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo dalam sidang agenda duplik atas perkara pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Selasa (31/1/2023). 

TRIBUNGORONTALO.COMReza Indragiri Amriel, ahli psikologi forensik bicara soal pertimbangan hakim terhadap putusan Ferdy Sambo besok, Senin (13/2/2023). 

Menurutnya, para hakim kemungkinan akan mempertimbangkan tiga hal sebelum menjatuhkan hukuman untuk Ferdy Sambo

Putusan untuk Ferdy Sambo ini selain untuk keadilan, tetapi juga untuk hal-hal di luar itu. Apalagi, kasus itu menyedot perhatian banyak orang. 

Pertama, putusan hukuman untuk Ferdy Sambo ini akan menjadi portofolio para hakim. 

Tentu kata dia, para hakim – Hakim Wahyu, Hakim Morgan, dan Hakim Alimin – ingin jadi Hakim Agung. 

“Agar bisa mencapai posisi itu, mereka harus punya portofolio yang impresif berupa putusan ‘emas’," kata Reza yang sekaligus peneliti ASA Indonesia Institute itu seperti dikutip dari Kompas.com, Minggu (12/2/2023). 

Reza mengatakan, putusan maksimal dari para hakim, akan jadi ‘prestasi’ untuk bersaing merebut kursi Hakim Agung. 

Sebaliknya, jika misalnya putusan hakim dianggap kurang adil oleh masyarakat, tentu akan menurunkan citra Mahkamah Agung. Inilah yang jadi alasan kedua kata dia. 

"Karena itulah, putusan hakim harus memuat hukuman berat bahkan terberat bagi Sambo. Di situlah nantinya putusan dihasilkan sebagai instrumen untuk mengamankan reputasi Mahkamah Agung," ujar Reza yang merupakan dosen psikologi forensik dan manajemen konflik di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK)

Masyarakat sudah sangat yakin, otak di balik pembunuhan ini adalah Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candrawati. 

"Dunia sudah sangat yakin bahwa Sambo adalah biang kerok peristiwa ini. Banyak yang juga menempatkan Putri pada posisi itu. Khalayak bahkan lugas ingin Sambo dihukum mati," ucap Reza yang pernah menjadi saksi meringankan dalam persidangan Richard.

Alasan terakhir, kata Reza, adalah kekhawatiran Sambo masih mempunyai pengaruh meski dipenjara. 

Sebab Sambo disebut-sebut mempunyai kekayaan yang besar dan dikhawatirkan bisa menggunakan uang itu buat memperoleh berbagai fasilitas dari balik jeruji besi. 

"Di tengah atmosfer penegakan hukum kita yang dinilai sedang morat-marit seperti sekarang ini, terpidana yang punya kekuatan finansial akan bisa membeli hukum dan melakukan berbagai aksi pidana dari dalam penjara. Alhasil, di samping, idealnya, hartanya dirampas, terdakwa juga harus dicegah agar tidak merusak hukum lebih jauh lagi dari balik jeruji besi," papar Reza. 

Demi menghindari hal itu, kata Reza, maka jika majelis hakim menjatuhkan putusan maksimal terhadap Sambo dianggap turut membantu penegakan hukum secara berintegritas. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved