Senin, 9 Maret 2026

Pelaku Bunuh Mahasiswa Pakai Kloset WC Ternyata Anak Polisi, Keluarga Korban Nilai Ada yang Janggal

Media sosial tengah heboh membahas soal pembunuhan mahasiswa sekaligus selebgram asal Pandeglang, Banten bernama Elisa Siti Mulyani (ES).

Tayang:
Editor: Ananda Putri Octaviani
zoom-inlihat foto Pelaku Bunuh Mahasiswa Pakai Kloset WC Ternyata Anak Polisi, Keluarga Korban Nilai Ada yang Janggal
Engkos Kosasih/TribunBanten.com
Riko Arizka dan Elisa Siti Mulyani. Media sosial digegerkan dengan video pembunuhan seorang mahasiswi berinisial ES (22) oleh mantan pacarnya, Riko Arizka alias RA (21), ini faktanya. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Media sosial tengah heboh membahas soal pembunuhan mahasiswa sekaligus selebgram asal Pandeglang, Banten bernama Elisa Siti Mulyani (ES), Rabu (8/2/2023).

Kabar tersebut viral, dimana pelaku diketahui sebagai mantan kekasih korban yang berinisial RA.

Belakangan, dari penuturan keluarga korban, diketahui bahwa RA adalah anak dari petugas polisi di Polsek Banjarsari, Kabupaten Lebak, Banten.

 

 

Baca juga: Viral Mahasiswa Dibunuh Pakai Kloset WC, Simak Faktanya dari Kronologi hingga Tampang Pelaku

Karenanya, keluarga ES pun berharap agar pihak kepolisian melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut secara objektif.

"Kita harapkan polisi objektif yah, meskipun kita tahu, kita dengar pelaku ini anak polisi aktif di Banjarsari (Lebak)," kata ayah korban, Tubagus Hadi Mulyana, dikutip dari Tribunnews.com, Sabtu (11/2/2023).

"Kami percayakan kepada pihak Kepolisian untuk mengusut tuntas masalah ini. Apakah ini direncanakan, mereka yang lebih tahu itu," lanjutnya.

 

Penampakan RA (21), pelaku pembunuhan mahasiswa berinisial ES (22) di Stadion Badak, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. RA yang telah resmi menjadi tersangka kini mendekam di Mapolda Banten.
Penampakan RA (21), pelaku pembunuhan mahasiswa berinisial ES (22) di Stadion Badak, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. RA yang telah resmi menjadi tersangka kini mendekam di Mapolda Banten. (TribunBanten/Engkos Kosasih)

 

Di sisi lain, juru bicara keluarga korban, Razid Chaniago membeberkan adanya kejanggalan dalam kasus tersebut.

Sebelumnya, Kasatreskrim Polres Pandeglang, AKP Shinto Silitonga mengatakan bahwa pelaku dan korban tak sengaja berpapasan.

Pembunuhan kemudian terjadi setelah RA dan ES terlibat percekcokan yang memicu amarah pelaku.

Namun, Razid menilai bahwa pembunuhan terhadap ES sudah direncanakan sebelumnya oleh RA.

Pasalnya, pada pagi hari sebelum pembunuhan, RA sempat mendatangi ayah korban untuk meminta bantuan agar difasilitasi bertemu dengan ES.

RA terang-terangan menyatakan ingin kembali menyambung asmara dengan ES yang sudah dijalani selama 5 tahun.

"Bapak korban mengatakan akan bertanya dulu pada Elisa kaitan masalah itu (Balikan-red)," ucap Razid dikutip TribunBanten.com, Sabtu (11/2/2023).

Baca juga: Di Hadapan Hakim, Bharada E Ungkap Detik-detik saat Ferdy Sambo Memintanya Bunuh Brigadir J

Pelaku diduga sempat beberapa kali menelepon korban namun tak digubris.

RA yang diduga mengetahui jam kerja korban di kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Pandeglang, akhirnya menunggu ES.

"Pelaku tahu jam pulang kerja korban, karena saat pacaran dia pernah menjemput korban," ujar Razid.

Dugaan adanya perencanaan pembunuhan muncul lantaran pelaku justru mengajak korban ke Stadion Badak yang relatif jauh dari rumah ES.

"Kalau pelaku niat baik, langsung datang ke rumah Elisa pada waktu korban hendak pulang," tutur Razid.

"Apalagi pagi nya pelaku sudah minta tolong bapak korban untuk memfasilitasi balikan."

"Kami membantah kalau korban berpapasan dengan Elisa setelah pulang nyetrum ikan. Karena kami menduga ini sudah direncanakan," tandasnya.

Bunuh Pakai Kloset Bekas

Viral di media sosial TikTok aksi pembunuhan mahasiswi berinisial ES (22) di Kelurahan Saruni, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

Dilansir TribunWow.com, video terkait pembunuhan mahasiswi tersebut satu di antaranya diunggah akun TikTok @kipas_duduk.

Pada unggahan akun tersebut, disebutkan korban dibunuh menggunakan kloset bekas.

Setelah ditelusuri, ES merupakan mahasiswi di sebuah universitas di Kota Serang.

Baca juga: Pekerja Tiongkok di Gorontalo Diduga Dibunuh Rekan Sesama WNA, Pelaku lalu Bunuh Diri

ES ditemukan tewas tergeletak di pinggir jalan dekat SMK Muhammadiyah Pandeglang pada Rabu (8/2/2023) sekira pukul 22.00 WIB.

Kasatreskrim Polres Pandeglang, AKP Shilton Silitonga mengatakan ES dibunuh mantan pacarnya berinisial RA.

Pembunuhan itu dipicu rasa sakit hati pelaku karena korban sudah memiliki kekasih baru meski belum lama putus dengannya.

Sebelum putus, ES dan RA telah menjalin asmara selama lima tahun.

Keduanya pun tinggal di satu daerah, yakni di Kelurahan Saruni, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Pembunuhan bermula ketika RA yang baru pulang seusai menyetrum ikan di Sungai Balapunah tak sengaja bertemu korban.

 

inisial ES, RA, seusai diteta
Pelaku pembunuhan mahasiswi berinisial ES, RA, seusai ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolres Pandeglang, Kamis (9/2/2023). RA nekat membunuh ES karena terbakar cemburu melihat korban memiliki pacar baru.

 

Saat itu, korban mengendarai sepeda motor Beat.

Melihat mantan kekasihnya, RA pun mengejar menggunakan sepeda motor Yamaha N-Max.

Ia pun mengajak korban ngobrol di Stadion Badak, Kabupaten Pandeglang.

"Pelaku dan korban sempat cekcok, kemudian pelaku yang terpancing emosi mencekik korban dari belakang," ujar Shilton, dikutip dari TribunBanten.com.

Melihat kondisi korban yang lemas, pelaku langsung menyeretnya menuju semak-semak sejauh dua meter.

Tanpa sengaja pelaku melihat bekas kloset duduk di sekitar semak-semak dan langsung menghantamkannya ke tubuh korban.

"Pelaku yang melihat ada closet di sana, langsung mengunakan itu untuk memukul korban, hingga meninggal dunia," sambungnya.

Selain membunuh, pelaku juga merampas ponsel dan laptop milik korban.

Pelaku yang sehari-hari berprofesi sebagai ojek online itu lantas menyembunyikan sepeda motor korban ke semak-semak.

"Korban mengalami luka di bagian leher karena terkena benturan closet," jelasnya.

"Pakaian korban setengah terbuka, karena berontak saat diseret pelaku."

Hanya berselang satu jam setelah pembunuhan, RA diringkus polisi di kediamannya di Kampung Cipacung, Pandeglang.

Sementara itu, jenazah korban kini berada di RSUD Berkah Pandeglang untuk dilakukan autopsi.

Belakangan diketahui korban merupakan anak dari anggota Kamar Dagang Industri (Kadin) Provinsi Banten, Tubagus Hadi Mulyana.

Ayah korban menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi Kaderisasi Keanggotaan (OKK) Kadin Provinsi Banten.

Ketika ditemui, Tubagus tak mampu menyembunyikan raut kesedihannya.

Dia tak pernah menyangka putrinya akan tewas secara mengenaskan.

"Kami serahkan kasus ini sepenuhnya ke Polisi. Mereka harus objektif," tukas Tubagus. (TribunWow.com)

Artikel ini telah tayang di TribunWow.com dengan judul Viral Pembunuh Mahasiswa di Pandeglang Ternyata Anak Polisi, Keluarga Korban Ungkap Ada Kejanggalan

Sumber: TribunWow.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved