Perang Rusia Ukraina

Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-352: Serangan Baru Pasukan Vladimir Putin di Luhansk

Kondisi terkini perang, Jumat (10/2/2023): Pasukan militer Presiden Rusia Vladimir Putin meluncurkan serangan baru di Luhansk, Ukraina timur.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
zoom-inlihat foto Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-352: Serangan Baru Pasukan Vladimir Putin di Luhansk
AFP/Mikhail Klimentyev
Presiden Rusia Vladimir Putin (jaket padding hitam) di pusat pelatihan militer Distrik Militer Barat pada 20 Oktober 2022. Kabar terbaru dalam perang Rusia vs Ukraina hari ke-352 pada Jumat, 10 Februari 2023 adalah pasukan militer Putin meluncurkan serangan baru di Luhansk, Ukraina wilayah timur. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Perang di antara pasukan militer Rusia dengan Ukraina hingga hari ini, Jumat (10/2/2023) terhitung telah berlangsung 352 hari lamanya.

Kabar terbaru dalam perang adalah serangan baru Rusia sedang berlangsung di wilayah Luhansk, Ukraina timur.

Presiden Rusia Vladimir Putin memulai invasi ini sejak memerintahkan pasukan militernya untuk meluncurkan serangan berskala penuh ke Ukraina pada Kamis (24/2/2022).

Invasi ini juga disebut Putin sebagai 'operasi militer khusus' untuk memberantas 'genosida' di Donbas, serta 'demiliterisasi' dan 'denazifikasi' Ukraina.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-351: Tur Eropa, Zelensky Minta Sekutu Barat Kirim Jet Tempur

Tetapi dalam perkembangannya, Rusia justru mencaplok 4 wilayah Ukraina sekaligus yakni Donetsk, Luhansk, Zaporizhzhia, dan Kherson.

Konflik yang terjadi di antara negara bertetangga itu, sampai saat ini masih berlanjut dan belum tampak akan segera berakhir.

Kabar Terbaru Perang Rusia vs Ukraina

Dilansir TribunGorontalo.com dari The Guardian, berikut sederet kejadian yang perlu diketahui pada hari ke-352 perang Rusia vs Ukraina:

- Rusia melancarkan serangan besar-besaran di wilayah timur Ukraina dan mencoba menerobos pertahanan di dekat Kota Kreminna, kata gubernur wilayah Luhansk Serhiy Haidai kepada TV Ukraina, Kamis (9/2/2023).

Haidai mengatakan bahwa pasukan Rusia telah melakukan serangan dan mencoba untuk maju ke arah barat melintasi lanskap musim dingin yang tertutup salju dan hutan.

Ada "eskalasi maksimum" dan peningkatan besar dalam penembakan dan penembakan, kata Haidai.

“Sampai saat ini mereka belum berhasil. Pembela kami telah mampu menahan mereka sepenuhnya.” lanjutnya.

Institute for the Study of War pun mengkonfirmasi "peningkatan yang nyata" dalam operasi di daerah tersebut selama seminggu terakhir dalam laporan terbarunya.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-350: 24 Jam Pertempuran Paling Mematikan bagi Pasukan Putin

- Serangkaian serangan pesawat tak berawak (drone) dan rudal Rusia menghantam sasaran di selatan dan timur Ukraina, menurut pejabat serta penduduk setempat yang melaporkan mendengar ledakan keras.

Sirene serangan udara terdengar di sebagian besar negara pada Kamis malam waktu setempat.

Serhiy Lysak, Administrator Militer di wilayah Dnipropetrovsk, mengatakan drone Shahed terdeteksi dalam perjalanan ke daerah tersebut.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-349: Pertempuran Sengit di Kota Bakhmut Masih Berlanjut

- Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengklaim bahwa negaranya telah mencegat rencana dinas rahasia Rusia untuk menghancurkan Moldova.

Berbicara kepada para pemimpin Uni Eropa di Brussel, Ibu Kota Belgia, Zelensky memperingatkan bahwa dinasnya telah mencegat dokumen yang "menunjukkan siapa, kapan dan bagaimana akan merusak demokrasi Moldova dan membangun kendali atas Moldova".

Zelensky juga mengaku telah segera memperingatkan presiden Moldova, Maia Sandu.

Meski begitu, klaim Zelensky tersebut tidak dapat diverifikasi secara independen.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-348: Pasukan Zelensky Siap Hadapi Serangan Besar Bulan Ini

- Zelensky mendesak para pemimpin Eropa untuk mempercepat pengiriman senjata dan membuka pembicaraan keanggotaan UE dengan Ukraina tahun ini.

Hal itu disampaikan Zelensky dalam kunjungan yang sangat simbolis ke Brussel pada hari Kamis, di mana dia mengatakan Rusia berusaha memusnahkan "cara hidup Ukraina-Eropa".

Zelensky berbicara kepada parlemen Eropa pada Kamis pagi, menyatakan Ukraina "akan bergabung dengan Uni Eropa" dan berterima kasih kepada anggota blok tersebut atas dukungan mereka selama invasi Rusia.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-346: AS Kirimi Kyiv Bom yang Bisa Gandakan Jangkauan Serangan

- Zelensky mengklaim bahwa beberapa pemimpin Uni Eropa mengatakan mereka siap untuk menyediakan Ukraina dengan pesawat atau jet tempur, namun tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang janji tersebut.

Sedangkan, belum ada konfirmasi langsung dari negara Eropa mana pun untuk mendukung pernyataan Zelensky tersebut.

“Eropa akan bersama kita sampai kemenangan kita. Saya telah mendengarnya dari sejumlah pemimpin Eropa, tentang kesiapan untuk memberi kami senjata dan dukungan yang diperlukan, termasuk pesawat,” kata Zelensky dalam konferensi pers, Kamis.

“Saya memiliki sejumlah bilateral sekarang, kami akan mengangkat masalah jet tempur dan pesawat lainnya.” tambahnya.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-345: Janji Uni Eropa Gandakan Bantuan Militer untuk Kyiv

- Inggris mengatakan sedang melihat "seluruh rangkaian opsi" untuk membantu Ukraina ketika ditanya lagi tentang pengiriman pesawat tempur.

Ditanya tentang Zelensky yang menyarankan beberapa pemimpin Eropa siap menyediakan jet tempur ke Ukraina, juru bicara Perdana Menteri Inggris menyebut bahwa Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace, sedang melihat “apakah kami (Inggris) dapat menyediakan jet tempur di masa depan”.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-344: Roket Rusia Hantam Apartemen Kramatorsk, 2 Orang Tewas

- Pemerintah Inggris menyatakan tidak akan mengirim jet tempur ke Ukraina jika ada risiko terhadap keselamatan Inggris.

Ketika ditanya tentang kekhawatiran beberapa sekutu Barat bahwa memasok jet dapat berisiko menyeret NATO ke dalam konflik, jubir PM Inggris mengatakan:

"Pertama, kami belum membuat keputusan dalam hal penyediaan jet di Inggris, kami sedang berlatih saat ini."

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-343: Sekutu Barat Abaikan Permintaan Zelensky soal Jet Tempur

- Uni Eropa harus terus memberikan dukungan maksimal kepada Ukraina, kata Presiden Dewan Eropa Charles Michel, Kamis.

“Kami memahami bahwa beberapa minggu dan bulan mendatang akan menjadi sangat penting,” ujar Michel.

“Artileri, amunisi, sistem pertahanan. Anda telah memberi tahu kami dengan tepat apa yang Anda butuhkan dan apa yang Anda butuhkan sekarang.” lanjutnya.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-342: Pasukan Militer Putin Serang Bakhmut dan Donetsk

- Eropa mengumumkan sanksi baru terhadap Rusia yang akan mencakup larangan ekspor baru senilai lebih dari 10 miliar euro, yang menargetkan propagandis Putin, kata presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen.

Sementara itu, Inggris dan Amerika Serikat memberlakukan sanksi terhadap 7 warga negara Rusia atas hubungan mereka dengan pengembangan serta penyebaran ransomware, sebagai bagian dari tindakan keras pemerintah terhadap penjahat dunia maya.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-341: Pasukan Putin Tembaki Wilayah Kherson, 3 Orang Tewas

- Perusahaan energi nuklir Rusia, Rosatom, mengatakan siap untuk terus bekerja menciptakan zona aman di sekitar Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Zaporizhzhia Ukraina setelah para pejabat dari perusahaan itu bertemu dengan kepala pengawas nuklir PBB (IAEA).

- Seperempat warga Ukraina berisiko mengalami kondisi kesehatan mental yang parah saat negara itu bergulat dengan invasi Rusia selama setahun, kata penasihat khusus Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved