Pilpres 2024

373 Hari Menuju Pemilu - Pilpres 2024, 7 Figur Cawapres, Ini Kata Prabowo

Cawapres pendamping Prabowo Subianto untuk Pilpres 2024 masih teka-teki. Beberapa nama sempat menguat. Ada Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

Editor: Lodie Tombeg
TribunGorontalo.com/@prabowo
Prabowo Subianto menyaksikan konser Dewa 19 di Jakarta International Stadium, Sabtu akhir pekan. Cawapres pendamping Prabowo Subianto untuk Pilpres 2024 masih teka-teki. Beberapa nama sempat menguat. Ada Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Cawapres pendamping Prabowo Subianto untuk Pilpres 2024 masih teka-teki.

Beberapa nama sempat menguat. Ada Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar hingga Anies Baswedan.

Prabowo pun menegaskan dirinya hingga kini belum memutuskan sosok cawapres yang akan mendampinginya untuk berlaga dalam gelaran Pilpres 2024.

Figur cawapres yang digadang mendampingi Prabowo menuju Pilpres 2024:

1. Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar

2. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno

3. Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

4. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo

5. Menkopohukam Mahfud MD

6. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

7. Ketua DPR RI Puan Maharani

Hal itu ia katakan usai menyampaikan pidato dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Gerindra ke-15 di DPP kantor Partai Gerindra, Senin (6/2/2023).

Setelah Prabowo menyelesaikan pidatonya, lalu ada pekikan suara kader Partai Gerindra agar Prabowo mengumumkan nama terkait sosok cawapres.

"Cawapres, Pak, cawapres!" teriak suara kader Partai Gerindra yang tak diketahui identitasnya tersebut.

Mendengar suara tersebut, Prabowo kebingungan. "Cawapres?" tanya Prabowo keheranan.

Menteri Pertahanan itu mengatakan, keputusan cawapres masih lama dan akan dipertimbangkan secara matang.

Terlebih, pendaftaran nama capres-cawapres di Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI baru berlangsung pada 19 Oktober 2023-25 November 2023.

"Masih lama! Tenang saja. Jangankan kalian, saya saja belum tahu siapa cawapresnya," katanya.

Seperti diketahui, kini Partai Gerindra sudah membentuk koalisi dengan Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB.

Sebelumnya, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyebut, koalisi dengan Gerindra akan membentuk tim ahli untuk mengkaji desain politik dan pemerintahan yang akan ditawarkan pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.

"Perkembangan koalisi berjalan terus, akan membuat tim ahli untuk mengkaji berbagai desain politik dan pemerintahan 2024," kata Cak Imin di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin (30/1/2023).

Ia menyebutkan, koalisi Gerindra-PKB juga membuka pintu bagi semua pihak yang ingin memberi masukan maupun partai-partai politik yang hendak bergabung.

Cak Imin menyatakan, keputusan mengenai calon presiden dan wakil presiden yang akan diusung oleh Gerindra-PKB pun akan menunggu bergabungnya partai lain ke dalam koalisi.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved