Pemkab Bone Bolango
Bone Bolango Jadi Satu-satunya Kabupaten Maju di Provinsi Gorontalo
Bupati Bone Bolango, Hamim Pou mengungkapkan, Kabupaten Bone Bolango jadi satu-satunya kabupaten berkategori maju
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/HUT1.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Suwawa - Bupati Bone Bolango, Hamim Pou mengungkapkan, Kabupaten Bone Bolango jadi satu-satunya kabupaten berkategori maju di Provinsi Gorontalo saat ini.
Hal itu disampaikan Hamim Pou dalam sambutannya di HUT Kabupaten Bone Bolango ke-20, Jumat (27/1/2022).
Hamim mengatakan, pencapaian itu tak lepas dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bone Bolango dalam 20 tahun terakhir.
"Dari 70,25 pada tahun 2021 menjadi 70,90 pada tahun 2022, berada di atas rata-rata IPM Provinsi Gorontalo sebesar 69,81," ucap Hamim.
Adapun indikator Angka Harapan Hidup (AHH) Kabupaten Bone Bolango mencapai 68,52 tahun pada tahun 2022, dibandingkan tahun 2021 sebesar 68,46 tahun.
Untuk sektor jaminan kesehatan masyarakat di tahun 2022, Bone Bolango berhasil memperbaiki sarana dan prasarana atau tenaga kesehatan. Peningkatan pelayanan masyarakat, baik puskesmas maupun dalam rujukan pada RS Toto dan RS Tombulilato.
"Pemerintah daerah terus berkomitmen mempertahankan pencapaian Universal Health Coverage sebesar 100 persen tahun 2022," lanjut Hamim.
Bupati dua periode itu menambahkan, pembangunan sektor pendidikan mengalami tren peningkatan cukup baik.
Sementara, Angka Harapan Lama Sekolah (HLS) dari 13,65 tahun 2021 menjadi 13,66 pada tahun 2022.
Dari sisi kesejahteraan masyarakat, angka kemiskinan Bone Bolango turun menjadi 16,05 persen dari 16,30 persen di tahun 2021. Angka tersebut terendah di lima kabupaten se-Provinsi Gorontalo.
Baca juga: SMP Negeri 1 Molibagu Juara Umum Lomba Marching dan Drum Band Gorontalo
Selanjutnya, aspek ketimpangan pendapatan antar kelompok masyarakat, angka Ginirasi Bone Bolango turun dari 2,40 menjadi 0,364 pada tahun 2021, yang berada di bawah rata-rata nasional.
"Gini ratio Kabupaten Bone Bolango terbaik di Provinsi Gorontalo," jelas Hamim Pou.
Meski begitu, pergerakan ekonomi Kabupaten Bone Bolango sempat terkoreksi negatif pada tahun 2019. Angka tersebut turun dari 6,37 persen menjadi 0,06 persen di tahun 2020, akibat pandemi Covid-19.
Namun, tahun 2021 bergerak naik menjadi 2,18 persen, diikuti capaian tingkat pengangguran tahun 2020 sebesar 4,48 persen turun menjadi 3,45 di tahun 2021.
Berkenaan kinerja keuangan daerah, lanjut Hamim, kinerja fiskal daerah juga menunjukkan perbaikan cukup signifikan.
Dalam rentan waktu dari 2004 hingga 2022, pendapatan daerah tumbuh sebesar 780 persen. Pendapatan Rp 120 Miliar pada tahun 2004 naik menjadi Rp 1 Triliun di tahun 2022.
"Pendapatan Asli Daerah naik dari Rp 11 Miliar menjadi Rp 100 Miliar di tahun 2022," ujar dia.
Dalam sembilan tahun terakhir, Kabupaten Bone Bolango mencapai kinerja pengelolaan keuangan terbaik. Bone Bolango memperoleh predikat Raja tanpa Pengecualian sejak tahun 2013.
Reformasi birokrasi Bone Bolango mendapat predikat B pada tahun 2021. Disamping itu, pengelolaan sistem akuntabilitas kinerja pemerintahan memperoleh predikat BB di tahun 2017 hingga 2021.
Dalam tiga tahun terakhir pula, proporsi alokasi belanja publik terus meningkat dari 60,32 persen di tahun 2020 menjadi 77,37 persen pada tahun 2022.
Indeks Kepuasan Masyarakat dalam pelayanan publik dari 85,44 persen di tahun 2020 menjadi 87,10 persen di tahun 2021.
Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) oleh Badan Strategi Kebijakan Soal Keuangan Kemendagri RI, Kabupaten Bone Bolango mendapat nilai 77,7502 di tahun 2022, satu-satunya predikat baik di Provinsi Gorontalo.
Baca juga: Dua Pesan Bupati Hamim Pou untuk PPS Bone Bolango-Gorontalo
"Walaupun banyak hal telah dicapai, kita semua menyadari masih banyak kekurangan dan keterbatasan yang perlu kita benahi pada berbagai bidang," tutur Hamim.
Bupati Hamim menegaskan akan terus memperbaiki daerah melalui penajaman program pembangunan di Bone Bolango.
Pemda Bone Bolango pun berkomitmen melaksanakan kebijakan alternatif di berbagai bidang pembangunan, terutama sektor yang merupakan kualitas daerah di tahun 2023. (*)