Ketimbang Rekrut Nicolo Zaniolo, AC Milan Dinilai Lebih Butuh Franck Kessie Kembali ke Rossoneri
Guna perkuat lini pertahanan Rossoneri, AC Milan dinilai lebih membutuhkan Franck Kessie kembali daripada menggaet Nicolo Zaniolo.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Gelandang-Barcelona-Frank-Kessie.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - AC Milan digadang-gadang telah bersiap untuk menggaet Gelandang AS Roma Nicolo Zaniolo.
Namun muncul penilaian bahwa AC Milan lebih membutuhkan mantan gelandangnya, Franck Kessie yang kini bergabung dengan Barcelona dengan status bebas transfer.
Dilansir TribunGorontalo.com dari Football Italia pada Kamis (26/1/2023), AC Milan dinilai lebih membutuhkan Kessie kembali ke skuat Rossoneri daripada merekrut Zaniolo.
AC Milan tertarik pada Zaniolo, tetapi Lorenzo Bettoni berpendapat bahwa prioritas Rossoneri seharusnya adalah merekrut pemain yang akan membantu lini pertahanan pasukan Stefano Pioli, seperti mantan gelandang mereka, Kessie.
Baca juga: Sempat Absen, Theo Hernandez Bakal Tersedia untuk Serie A AC Milan Lawan Sassuolo?
Perlu dipahami, Bettoni tidak menegaskan bahwa Kessie akan kembali ke AC Milan, atau juara bertahan Serie A itu tertarik untuk membawanya kembali.
Namun demikian, ketika Gigio Donnarumma meninggalkan San Siro dengan status bebas transfer pada tahun 2021, Direktur Teknik AC Milan Paolo Maldini dan Ricky Massara cukup dipuji karena membawa pengganti Mike Maignan yang luar biasa.
Ini tidak terjadi musim panas lalu saat Kessie bergabung dengan Barcelona di akhir kontraknya, namun tidak ada pengganti berharga yang datang ke Milanello.
Baca juga: Serie A: AC Milan Kalah Telak 4-0 dari Lazio, Paolo Maldini Tak Percaya Stefano Pioli Lagi?
Rossoneri mengontrak Aster Vranckx dari Wolfsburg dengan kesepakatan pinjaman 2 juta euro (atau sekitar Rp 32,6 miliar) dengan opsi untuk membeli seharga 12 juta euro (atau sekitar Rp 195.97 miliar).
Tetapi pemain berusia 20 tahun itu kesulitan beradaptasi dengan kehidupan di Milanello, mengumpulkan hanya delapan penampilan dan hanya satu kali menjadi starter XI saat AC Milan berlaga untuk Coppa Italia.
Rossoneri mengalami awal yang buruk tahun ini.
Baca juga: Serie A: AC Milan Kalah Telak 4-0 dari Lazio, Stefano Pioli Tak Mau Cari Alibi dan Pembenaran
Tak hanya kalah di laga Supercoppa Italiana dari Inter Milan dan tersingkir dari Coppa Italia oleh Torino, namun hanya mengoleksi 5 poin dari empat laga Serie A Liga Italia.
Terakhir, AC Milan baru saja kalah telak di kandang Lazio dengan skor 4-0 dalam pertandingan Serie A Liga Italia pada Rabu (25/1/2023) kemarin.
Memang benar bahwa ancaman serangan mereka jauh berkurang ketika Striker AC Milan Rafael Leao dan Olivier Giroud tidak dalam performa terbaiknya.
Baca juga: Serie A Liga Italia Lazio Vs AC Milan: Stefano Pioli Pertimbangkan Dua Perubahan Serangan Rossoneri
Tetapi catatan paling mengkhawatirkan AC Milan di tahun 2023 berasal dari pertahanan.
Setelah kebobolan 12 gol dalam enam pertandingan, termasuk 3 gol saat melawan Inter Milan dan 4 gol saat melawan Lazio kemarin.
AC Milan tidak sekokoh dulu dan meskipun Zaniolo akan meningkatkan opsi sang Stefano Pioli dalam serangan, pemain internasional Italia itu tidak akan menyelesaikan kesengsaraan pertahanan mereka.
Baca juga: Theo Hernandez Absen, Sergino Dest Bakal Jadi Starting XI AC Milan untuk Serie A di Kandang Lazio
Rafael Leao dinobatkan sebagai pemain Serie A terbaik musim lalu, namun Rossoneri bisa dibilang meraih Scudetto pertama dalam 11 tahun berkat rekor pertahanan yang mengesankan.
Selama tiga bulan terakhir musim lalu, maka dalam 11 pertandingan terakhir, mereka hanya kebobolan 2 gol, serta berhasil mencetak 16 gol.
Tak perlu dikatakan bahwa prioritas AC Milan saat ini adalah mendapatkan kembali soliditas di lini pertahanan dan tidak menambah pemain menyerang lagi ke tim mereka.
Baca juga: Hasil - Klasemen Liga Italia - AC Milan dan Inter Makin Tak Terkejar
Kessie sering dijadikan 'false 10' musim lalu, bermain sebagai gelandang serang di atas kertas namun sering membantu Sandro Tonali dan Ismael Bennacer di lini tengah.
Rade Krunic juga sering terlibat, namun pemain internasional Bosnia belakangan ini berkutat dengan cedera dan belum bisa membantu tim secara konsisten.
Zaniolo tetap menjadi salah satu pemain terbaik Italia dan akan membantu dalam peran yang berbeda di sepertiga akhir untuk AC Milan.
Tetapi mendatangkan gelandang bertahan harus menjadi prioritas yang lebih tinggi untuk Maldini dan Massara saat ini.
Baca juga: Stefano Pioli Ubah Formasi Lini Tengah AC Milan, Gelandang Baru Diharapkan Datang ke Rossoneri
Bukan Kessie, tapi aman untuk mengatakan bahwa pemain internasional Pantai Gading itu tidak diganti dengan benar musim panas lalu, tidak seperti Donnarumma setahun sebelumnya.
Adapun, AC Milan kini duduk di posisi kedua klasemen sementara Serie A Liga Italia dengan 38 poin, selisih 12 poin dari sang pemuncak yakni Napoli yang kuat dengan perolehan 50 poin.
Sedangkan, AS Roma, Lazio, dan Inter Milan yang sama-sama memiliki 37 poin, tampaknya siap untuk menyalip selisih 1 poin mereka dari AC Milan.
AC Milan sendiri akan menyambut Sassuolo dalam pertandingan Serie A Liga Italia mereka selanjutnya di Stadion San Siro pada Minggu (29/1/2023).
(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)