Demi Usung Anies Baswedan di Pilpres 2024, NasDem Ngaku Siap jika Harus Tinggalkan Demokrat dan PKS
NasDem mengaku tak takut melakukan perjuangan mereka dari 0 demi mengusung Anies Baswedan di Pilpres 2024 mendatang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/220123-Anies-22.jpg)
Ali menegaskan bahwa di dalam koalisi tidak boleh ada kepentingan partai pribadi.
Ia menjelaskan, koalisi harus berfokus pada kepentingan bangsa.
"Selalu saya katakan bahwa usulan PKS mencalonkan katakanlah Ahmad Heryawan atau terakhir setuju Khofifah ya kan, dan kemudian Demokrat harus AHY, Nasdem tidak mau menanggapi itu karena Nasdem masih melihat itu sebagai bentuk kedaulatan partai," ucap Ali.
"Nah sehingga kemudian itu hak mereka. Tapi kalau kemudian kita sudah terlibat dalam satu koalisi nah makanya kita bicara untuk kepentingan bersama," tegasnya.
Sampai saat ini calon presiden (capres) dari Partai Nasional Demokrat (NasDem) Anies Baswedan masih belum memutuskan siapa sosok yang akan ia jadikan pendamping di pemilihan presiden (pilpres) 2024 nanti.
Anies yang bahkan belum memiliki koalisi bisa terancam gagal gara-gara persoalan pendamping.
Dikutip TribunWow dari Tribunnews, hal ini disampaikan oleh Direktur Eksekutif Institute for Democracy and Strategic Affairs (Indostrategic), Ahmad Khoirul Umam.
Umam menyoroti bagaimana penolakan Anies terhadap tokoh yang diusung oleh Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera dapat berdampak buruk.
"Artinya, jika ada penolakan terhadap nama AHY maupun Aher, hanya akan mengulur proses negosiasi, bisa berujung dead lock, bahkan bisa menggagalkan majunya Anies sebagai capres 2024," kata Umam dalam keterangannya, Sabtu (21/1/2023).
Baca juga: Ridwan Kamil dan Soekarwo Gabung, Golkar Makin Siap Sambut Pemilu 2024, Tetap Airlangga yang Maju?
Seperti yang diketahui, Partai Demokrat mendorong ketua umum mereka yakni Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai pendamping Anies.
Sementara itu PKS mendorong mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher).
Umam berpendapat, AHY dan Aher akan lebih cocok mendampingi Anies sesuai tagline 'perubahan' ketimbang tokoh seperti Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, mantan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, dan Sandiaga Uno.
Di sisi lain, anak sulung Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) sekaligus Wali Kota Solo yakni Gibran Rakabuming Raka mengunggah tiga buah postingan di akun Instagram resminya yakni @gibran_rakabuming, Kamis (10/11/2022).
Postingan yang diunggah oleh Gibran berisi pemberitaan tentang dirinya yang diusulkan oleh Rocky Gerung untuk mendampingi atau menjadi calon wakil presiden (cawapres) dari calon presiden (capres) 2024 Partai Nasional Demokrat (NasDem) yakni Anies Baswedan.