Demi Usung Anies Baswedan di Pilpres 2024, NasDem Ngaku Siap jika Harus Tinggalkan Demokrat dan PKS
NasDem mengaku tak takut melakukan perjuangan mereka dari 0 demi mengusung Anies Baswedan di Pilpres 2024 mendatang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/220123-Anies-22.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Partai Nasional Demokrat atau NasDem tampaknya sudah memantapkan diri untuk terus mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) di pemilihan presiden (Pilpres) 2024.
NasDem bahkan mengaku tak takut melakukan perjuangan mereka dari 0 demi mengusung Anies Baswedan di Pilpres mendatang.
Secara tergas, partai NasDem menyatakan akan membubarkan koalisi perubahan jika tidak terjadi kesepakatan dengan Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terkait diusungnya Anies Baswedan sebagai Capres 2024.
Dikutip TribunWow dari Tribunnews, petinggi Partai NasDem juga mengaku sudah mempersiapkan alternatif lain untuk mencari teman baru demi maju di Pilpres 2024.
Baca juga: Unggul Survei Pilpres 2024, AHY Paling Berpeluang Jadi Cawapres Anies Baswedan
Baca juga: Menhan Pamer Foto Membatik di Solo, Netizen Usulkan Prabowo - Gibran untuk Pilpres 2024
Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Umum NasDem Ahmad Ali.
"Ketika kemudian (koalisi) ini terhambat dengan persyaratan yang tidak mungkin kita penuhi, tentunya kita harus punya alternatif-alternatif," ujar Ali, Kamis (26/1/2023).
Ali menyampaikan, sampai saat ini NasDem belum menemukan pihak yang bersedia mendukung Anies maju di 2024.
"Baru Nasdem yang hari ini mendukung Anies, yang lain belum ada pencetusnya. Sekarang kita menunggu," kata dia.
Sebelumnya, sebuah peringatan keras disampaikan oleh petinggi Partai Nasional Demokrat terkait isu pemilihan presiden (pilpres) 2024.
Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali menyatakan partainya tidak akan segan membubarkan koalisi dengan Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Dikutip TribunWow dari Tribunnews, ancaman yang disampaikan oleh Ali ini masih memiliki kaitan dengan sosok pendamping calon presiden (capres) Partai NasDem yakni Anies Baswedan.
Baca juga: Eskalasi Politik Jelang Pemilu 2024 Meningkat, Jurnalis Dibayangi Ancaman Digital
Ali memperingatkan agar jangan ada partai yang memaksakan kehendak di dalam koalisi.
"Kalau ada partai yang memaksakan keinginannya atau mengunci, atau memberikan syarat tertentu untuk mendukung Anies, maka saya pastikan koalisi ini akan bubar, tidak akan terjadi," kata Ali kepada wartawan, Rabu (25/1/2023).