Jumat, 13 Maret 2026

Gorontalo Kemarin

Gorontalo Kemarin: Janji Hamka di Hari Patriotik Gorontalo dan Menteri Zainudin Amali ke Boalemo

Puluhan artikel dipublikasi pada Senin (23/1/2023) kemarin, namun hanya lima artikel di bawah ini kami sajikan kembali.

Tayang:
zoom-inlihat foto Gorontalo Kemarin: Janji Hamka di Hari Patriotik Gorontalo dan Menteri Zainudin Amali ke Boalemo
ist
Kediaman Nani Wartabone semasa hidupnya. Hanya sepelemparan batu dari rumah ini terdapat makam Nani Wartabone. Rumah ini kini juga menjadi musem. 

Nani Wartabone lahir pada 30 April 1907. Ia meninggal di usia 79 tahun atau pada 3 Januari 1986. 

Pejuang yang suka bertani itu menikah dengan Aisyah Tangahu dan memiliki 9 anak, yakni Sarina Wartabone, Hanum Wartabone, Aroman Wartabone, Rasuna Wartabone, Pauji Wartabone, Noni Wartabone, Dolly Wartabone, Yos Wartabone, Jalaludin Wartabone.

"Jadi 9 orang itu adalah anak dari Opa kami Nani Wartabone," ungkap  Arisman Wartabone cucu Nani Wartabone yang biasa disapa Ais, Senin (23/1/2023). 


Baca Selengkapnya

Erwinsyah Ismail Sambut Baik Kerja Sama PUPR Gorontalo dengan Perusahaan Asal Jepang

Erwinsyah Ismail anggota DPR Provinsi Gorontalo.
Erwinsyah Ismail anggota DPR Provinsi Gorontalo.(TribunGorontalo.com/Risman)

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Kerja sama pengelolaan air limbah oleh PUPR Provinsi Gorontalo dengan perusahaan asal Jepang disambut Erwinsyah Ismail. 

Dalam kerja sama itu, PUPR akan berupaya pengelolaan air limbah yang dihasilkan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Talumelito. 

Menurut Erwin, sebagai anggota DPRD, dirinya menyambut baik apapun rencana pemerintah dalam memajukan provinsi Gorontalo.

“Apapun investasi yang akan datang kami terbuka. Akan tetapi, kita berharap semua rangkuman dari hasil pertemuan itu, harus disajikan dalam bentuk laporan ke DPRD.” tutur Erwin beberapa waktu lalu.

Meski begitu, ia mengakui jika perjanjian dengan perusahaan asal Prefektur Ehime Jepang itu belum terakomodir dalam anggaran. 


Baca Selengkapnya

Ingat! Tak Ada Pertunjukan Barongsai di Imlek Gorontalo 2023, Ini Sebabnya

Potret barongsai.
Potret barongsai.(ist)

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo  -- Warga Gorontalo yang sudah bertahun-tahun puasa menyaksikan pertunjukan barongsai, harus bersabar.

Sebab, pada Imlek Gorontalo tahun 2023 ini, pertunjukan barongsai masih ditiadakan. 

Pertunjukan barongsai dalam tradisi etnis Tridharma Tionghoa dilakukan pada momen Cap Go Meh atau akhir dari rangkaian perayaan tahun baru Imlek. 

Khusus di Gorontalo, pertunjukan barongsai dilaksanakan oleh pengurus Kelenteng Tulus Harapan Kita, Kota Gorontalo. 

Menurut pengurus kelenteng, jika dulu pertunjukan barongsai atau tapikong ditiadakan karena pandemi Covid-19, tahun ini ditiadakan karena alasan selain itu. 


Baca Selengkapnya

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved