Imlek Gorontalo

Ingat! Tak Ada Pertunjukan Barongsai di Imlek Gorontalo 2023, Ini Sebabnya

Pertunjukan barongsai dalam tradisi etnis Tridharma Tionghoa dilakukan pada momen Cap Go Meh atau akhir dari rangkaian perayaan tahun baru Imlek. 

ist
Potret barongsai. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo  -- Warga Gorontalo yang sudah bertahun-tahun puasa menyaksikan pertunjukan barongsai, harus bersabar.

Sebab, pada Imlek Gorontalo tahun 2023 ini, pertunjukan barongsai masih ditiadakan. 

Pertunjukan barongsai dalam tradisi etnis Tridharma Tionghoa dilakukan pada momen Cap Go Meh atau akhir dari rangkaian perayaan tahun baru Imlek. 

Khusus di Gorontalo, pertunjukan barongsai dilaksanakan oleh pengurus Kelenteng Tulus Harapan Kita, Kota Gorontalo

Menurut pengurus kelenteng, jika dulu pertunjukan barongsai atau tapikong ditiadakan karena pandemi Covid-19, tahun ini ditiadakan karena alasan selain itu. 

Wiliam Pemimpin ritual (Fashi) mengatakan, pada tahun ini untuk atraksi barongsai tak diadakan karena pihaknya kekurangan personel. 

"Kalo barongsai tahun ini, tidak ada, " ujarnya singkat. 

Menurut Wiliam, pertunjukan barongsai biasanya dilakukan oleh remaja Tionghoa Gorontalo

Masalahnya, para remaja ini sedang sibuk melanjutkan studi di luar daerah. 

"Karena pemainnya (barongsai) semua ada kuliah di luar, " tambahnya.

Kelenteng Tulus Harapan Kita yang jadi pusat perayaan Imlek Gorontalo memiliki sejarah panjang.

Kelenteng beralamat di Jalan S Parman, Kelurahan Biawao, Kota Selatan Gorontalo itu dibangun sejak 1827, artinya kini usianya mencapai 196 tahun.

Perayaan Imlek Gorontalo jadi ajang warga mengunjungi tempat ini. Apalagi jika ada pengurus kelenteng menutup perayaan Imlek dengan Cap Go Meh. 

“Kelenteng ini dibangun oleh imigran dari Tiongkok,” kata Maryam Lamadilaw (75), sesepuh warga Tionghoa di Gorontalo, Kamis (26/1/2017) lalu dikutip dari Kompas.com. 

Halaman
123

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved