Pilpres 2024
Survei Pemilu - Pilpres 2024: PDI-P Juara, Ganjar-Prabowo-Anies Jawara
PDIP akan menjadi partai pemenang Pemilu 2024 jika pemungutan suara dilakukan saat ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/220123-PDIP1.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - PDIP akan menjadi partai pemenang Pemilu 2024 jika pemungutan suara dilakukan saat ini.
Sementara Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan memenangkan elektabilitas tertinggi meski belum melewati 50 persen.
Demikian hasil survei terbaru dari Lembaga Survei Indonesia (LSI).
Survei menunjukkan bahwa elektabilitas PDI-P menempati posisi teratas dengan perolehan dukungan sebesar 21,9 persen.
Survei pada 7-11 Januari 2023, dengan jumlah responden sebanyak 1.221 yang dipilih melalui pembangkitan nomor telepon secara acak, validasi, dan screening.
“Soal pilihan partai dari segi urutan partai PDI-P, kami temukan didukung oleh 22 persen jika pemilu dilakukan sekarang,” ucap Djayadi Hanan saat konferensi pers Rilis Survei Nasional yang digelar secara daring pada Minggu (22/1/2023).
Menurut Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan, tingginya posisi PDI-P itu dipengaruhi oleh tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Jokowi.
Berdasarkan hasil survei terbaru LSI, tingkat kepercayaan publik terhadap kinerja Presiden Jokowi mencapai 76,2 persen.
Djayadi menyatakan hasil survei Pilpres 2024 sedikit berbeda jika nama capres menjadi 10 tokoh.
Ganjar Pranowo disebut masih memimpin tetapi Anies digeser oleh Prabowo Subianto di posisi kedua.
Kalau 10 nama Ganjar Pranowo masih di kisaran 29 persen, diikuti Prabowo lalu Anies kisaran 16, 17 persen. Jadi Prabowo dan Anies saling kejar.
Simulasi 3 nama, Ganjar unggul sekitar 10 persen dibandingkan dengan pesaingnya nomor 2 yakni Anies 24,2 persen, diikuti oleh Prabowo.
Berikut ini urutan hasil survei Pilpres 2024 LSI periode 7-11 Januari 2023:
1. Ganjar Pranowo 29,2 persen
2. Prabowo Subianto 19,4 persen
3. Anies Baswedan 16,5 persen
4. Ridwan Kamil 8,7 persen
5. Sandiaga Salahudin Uno 3,4 persen
6. Agus Harimurti Yudhoyono 1,9 persen
7. Erick Thohir 1,6 persen
8. Airlangga Hartato 0,9 persen
9. Muhaimin Iskandar 0,8 persen
10. Puan Maharani 0,6 persen
(*)