Anies Baswedan
Tunggu Capres PDIP, Anies Baswedan - AHY Menguat? Begini Kata Analis
Menunggu PDIP umumkan capres. Wacana duet Anies Baswedan - Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)? Analis politik memprediksikan banyak tantangan.
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Koalisi Perubahan yang didukung Partai Nasdem, Partai Demokrat dan Partas Keadilan Sejahtera masih menunggu PDIP umumkan capres.
Lalu bagaimana wacana duet Anies Baswedan - Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)? Analis politik memprediksikan banyak tantangan.
Menurut Direktur Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya, mempertemukan kepentingan 3 parpol koalisi tidak mudah.
Jika Anies - AHY diusung, yang paling mendapatkan coattail effect adalah Partai Demokrat.
"Paling untung Demokrat, sementara Nasdem dan PKS tidak punya figur capres - cawapres," ujar Yunarto.
Begitu juga ketika mengusung Anies - Ahmad Heryawan, yang diuntungkan adalah PKS, sementara Nasdem - Demokrat tak banyak dapat coattail effect.
Menurut pengamat politik ini, Demokrat akan kukuh mengusung AHY. Ini akan menjadi sandungan bagi Koalisi Perubahan.
Anggota Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat Andi Malarangeng mengatakan, membentukan koalisi sudah banyak kemajuan.
"Sudah banyak kemajuan. Kita terus menyamakan persepsi," ujar dia.
Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) ini menyatakan, tentunya Demokrat akan mengutamakan supaya AHY dapat diusung bersama Anies Baswedan.
"Kita tetap menginginkan kader terbaik Demokrat. Mas AHY maju Pilpres 2024," ujranya pada acara talk show televisi nasional.
Anies-AHY Disalip Ganjar-Erick
Jajak pendapat Indikator Politik Indonesia menunjukkan, elektabilitas pasangan capres dan cawapres Anies Baswedan dan AHY mengalami penurunan.
Hasil itu nampak dari simulasi tiga bakal pasangan calon (paslon) capres-cawapres survei Indikator Politik Indonesia yang berlangsung 1-6 Desember 2022.
Saat ini, Anies-AHY memperoleh tingkat elektoral 30,4 persen.
Padahal, dalam survei yang sama November 2022, tingkat elektabilitasnya ada di angka 35,4 persen.
Sebaliknya, paslon capres-cawapres Ganjar Pranowo dan Erick Thohir justru mengalami peningkatan elektabilitas sebanyak 4,6 persen.
Kali ini, keduanya memperoleh tingkat elektoral 38,6 persen. Sementara itu, pada survei November lalu, tingkat elektabilitasnya adalah 34 persen.
Kemudian, paslon capres-cawapres Prabowo Subianto dan Puan Maharani memiliki elektabilitas 19,8 persen, atau meningkat 0,5 persen dibandingkan hasil survei November 2022.
Dengan skema 3 paslon tersebut, elektabilitas Ganjar-Etho menempati posisi pertama, disusul Anies-AHY diperingkat kedua, dan Prabowo-Puan menempati urutan ketiga.
Survei ini melibatkan 1.220 responden yang dikumpulkan dari seluruh provinsi Tanah Air melalui wawancara tatap muka langsung.
Sampel ditarik menggunakan metode multistage random sampling. Dengan metode ini survei memiliki tingkat kepercayaan 95 persen serta margin of error kurang lebih 2,9 persen.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/120123-Anies-AHY.jpg)