HUT PDIP
Sinyal Kuat Capres Puan Maharani: Megawati Cerita Ratu Elizabeth saat HUT Ke-50 PDIP
Siapa capres dari PDIP untuk Pilpres 2024? Sinyal kuat Puan Maharani menjadi capres.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/100123-mega-puan.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Siapa capres dari PDIP untuk Pilpres 2024? Sinyal kuat Puan Maharani menjadi capres.
Saat HUT ke-50 PDIP, Ketua Umum Megawati Soekarnoputri mengangkat cerita tokoh perempuan yang sukses menjadi pemimpin.
Mulai dari tokoh perempuan nasional Tribhuwana Wijayatunggadewi. Dia adalah penguasa ketiga dan Rajaputri/Ratu Majapahit yang memerintah tahun 1328–1351.
Megawati juga menyinggung kepemimpinan Ratu Elizabeth II di Inggris. Dia sukses membawa Inggris berjaya.
Ada juga bercerita soal kepemimpinan Margaret Thatcher. Seorang politikus Britania Raya dan Perdana Menteri Britania Raya dengan masa jabatan terlama sepanjang abad ke-20.
Ia merupakan wanita pertama dalam sejarah Britania Raya yang menduduki posisi Perdana Menteri.
Kemudian dia mengangkat cerita Kleopatra VII Filopator dari Mesir.
Penguasa aktif terakhir Kerajaan Wangsa Ptolemaios di tanah Mesir. Kleopatra juga seorang diplomat dan laksamana.
Perlu diketahui, Puan Maharani adalah satu-satunya kader PDIP yang paling sering diusung sebagai capres.
Ketua DPR RI itu bersaing dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di bursa capres.
Ganjar menguasai berbagai hasil survei capres. Tapi elite PDIP selalu mengatakan, menjadi capres dari PDIP tak sekadar unggul survei.
Banyak parameter yang digunakan partai (Ketua Umum PDIP) untuk menentukan siapa capres.
Pujian Jokowi
Presiden Joko Widodo memuji Megawati yang teguh menunggu momentum untuk umumkan capres pada Pilpres 2024.
Jokowi juga berharap capres dari PDIP atau presiden ke depan, dapat melanjutkan berbagai program nasional yang telah dijalankan pemerintah.
Pernyataan itu disampaikan Jokowi di depan Megawati dan seluruh kader PDIP pada perayaan HUT ke-50 tahun PDI Perjuangan di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (10/1/2023).
Sebelumnya Jokowi memaparkan capaian perekonomian nasional. Dia menyinggung soal pertambangan yang telah dikelola negara hingga menciptakan banyak lapangan kerja.
Presiden yang juga kader PDIP kemudian berharap presiden berikut dapat melajutkan program yang telah dicanangkan.
Lebih khusus lagi, Jokowi memuji Megawati yang tetap teguh dan menunggu momen untuk umumkan capres.
"Saya tadi dapat informasi capres PDIP adalah dari kader PDIP. Saya apresiasi Ibu Megawati yang tidak grasah-grusuh (tergesa-gesa) mengumumkan capres," ujarnya.
Meski kata Jokowi, ada banyak tekanan dari sana sini, namun Megawati tetap teguh. "Nama capres sudah di kantong Ibu Ketua Umum, tinggal menunggu momen yang tepat menurut perhitungan Ibu Megawati," ujarnya.
(*)