Pilpres 2024
Wacana Megawati - Mahfud MD Maju Pilpres 2024: Ini Analisis Pengamat
Pengamat politik mengusulkan Menteri Koordinator Bidang Politik dan HAM Mahfud MD mendampingi Megawati.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/090123-mega-mahfud.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Wacana Megawati Soekarnoputri comeback ke Pilpres 2024 kian mengencang.
Siapa cawapresnya? Pengamat politik mengusulkan Menteri Koordinator Bidang Politik dan HAM Mahfud MD mendampingi Megawati.
"Ibu Megawati kan akan maju capres. Pasti butuh cawapres. Paling tepat pak Mahfud MD," kata analis politik Rocky Gerung kepada Hersubeno Arief dari FNN yang ditayangkan di kanal YouTube Rocky Gerung Official, Senin 9 Januari 2023.
Megawati - Mahfud akan bersaing dengan Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.
"Kalau pak Mahfud keluar (kabinet) pasti banyak diincar capres. Capres pertama yang akan melamar pak Mahfud pasti Ibu Megawati," ujar Rocky.
Mantan staf pengajar filsafat Universitas Indonesia ini membahas soal eksistensi Mahfud MD dalam kabinet.
Mahfud menjadi perhatian publik usai menjelaskan soal Perppu Cipta Kerja yang katanya untuk kepentingan rakyat.
Rocky menilai Mahfud punya potensi maju pilpres jika keluar dari kabinet Joko Widodo.
Sebelumnya, Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan Eriko Sotarduga menyebut usulan agar ketua umumnya, Megawati kembali mencalonkan diri sebagai presiden pada pemilu mendatang masuk akal.
Eriko menuturkan, usulan tersebut sebelumnya dilontarkan pendiri Total Politik, Budi Adiputro.
Menurut Eriko, Jokowi sudah tidak lagi bisa mencalonkan diri sebagai capres karena sudah menjabat selama dua periode.
“Ini usulan yang masuk akal, saya nanti harus sampaikan ke Bu Ketua Umum karena bukan kewenangan kami,” kata Eriko saat ditemui awak media di kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat, Minggu (8/1/2023).
Menurut Eriko, pihak yang mengusulkan agar Megawati kembali maju sebagai capres menyampaikan bahwa politisi "tua" di Brazil, Lula da Silva kembali masuk panggung politik.
Ia kemudian berhasil memenangi pemilihan presiden pada 2022 lalu.
Selain itu, salah satu politisi senior di Negeri Jiran, Anwar Ibrahim, juga juga terpilih sebagai Perdana Menteri Malaysia.
“Ada Anwar Ibrahim di usia yang tidak muda. Banyak. Presiden China Xi Jinping. Mereka lihat kenapa enggak yang ketua umum dan pengalaman (maju pilpres),” ujar Eriko.
Setelah mendengar usulan tersebut, Eriko mengaku meminta Budi dan koleganya melakukan kajian sehingga menghasilkan data yang sahih.
Data tersebut nantinya akan disampaikan ke Megawati dan Sekretaris Jenderal PDI P, Hasto Kristiyanto.
Namun, kata Eriko, usulan tersebut masih merupakan hasil diskusi. Ia mengaku belum menemui Megawati.
Lebih lanjut, Eriko menuturkan bahwa keputusan calon presiden merupakan hak prerogatif Megawati. “Jadi sekali lagi ini untuk keputusan ini tentu di tangan Ibu Ketua Umum,” tuturnya.
Ketika ditanya apakah Megawati memiliki elektabilitas sebagai capres, Eriko mengaku pihaknya bisa saja menggelar survei yang melibatkan 50 ribu responden di seluruh Indonesia.
Menurut dia, selama ini beberapa lembaga survei menggunakan 1.200 atau 2.200 responden.
“Kenapa tidak, nanti 50.000 responden di seluruh Indonesia, yang sehingga ini bisa mewakili bisa saja,” kata Eriko.
Empat Poros
Isu Megawati capres PDIP lagi menguat. Jika disandingkan Mahfud, duet ini akan bertarung dengan figur capres seperti Prabowo, Ganjar dan Anies.
Magawati - Mahfud berpeluang maju dari PDIP. Banteng moncong putih satu-satunya parpol parlemen yang bisa mengusung capres - cawapres.
PDIP memenuhi ambang batas presidensial threshold (ambang batas usung presiden) 20 persen kursi di parlemen atau DPR RI.
Poros berikurnya Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Koalisi ini diprediksikan bakal mengusung Prabowo dan Muhaimin Iskandar.
Selanjutnya, Koalisi Indonesia Bersatu yang didukung Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
KIB diperkirakan mengusung Ganjar Pranowo dan Airlangga Hartarto atau Sandiaga Uno.
Terakhir, Koalisi Perubahan yang disponsori Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat.
Koalisi ini disebut-sebut akan mengusung Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
(*)