Rabu, 11 Maret 2026

PDIP

PDIP Desak Menteri dari Nasdem Mundur, Pengamat Politik: Anies Antitesis Jokowi

Politisi PDIP mendesak para menteri dari Partai Nasdem untuk 'gentle' mengundurkan diri dari kabinet Presiden Joko Widodo.

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto PDIP Desak Menteri dari Nasdem Mundur, Pengamat Politik: Anies Antitesis Jokowi
TribunGorontalo.com/@puanmaharaniri
Ketua DPP PDIP Puan Maharani dan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh. Politisi PDIP mendesak para menteri dari Partai Nasdem untuk 'gentle' mengundurkan diri dari kabinet Presiden Joko Widodo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Isu reshuffle kabinet kian mengemuka di awan tahun politik 2023.

Politisi PDIP mendesak para menteri dari Partai Nasdem untuk 'gentle' mengundurkan diri dari kabinet Presiden Joko Widodo.

Analis politik menilai desakan reshuffle kabinet lebih kepada nuasa politis sejak Nasdem mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai capres.

Sejak dideklarasi, Anies disebut antitesis dari Jokowi meski Ketua Umum Nasdem Surya Paloh menyebut tetap mendukung pemerintahan Jokowi.

Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat yang menyebut, lebih "gentle" bagi para menteri NasDem itu mengundurkan diri.

Sebelumya Djarot Saiful menyatakan ada dua alasan menteri Nasdem harus mundur yang pertama soal kinerja dan yang kedua adalah tentang etika politik.

Menurut Djarot setidaknya ada dua menteri Nasdem yang mesti dievaluasi kinerjanya.

Dengan pertimbangan kinerja dan Nasdem yang telah deklarasi capres.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi menilai, Jokowi harus meletakan semacam ukuran yang bisa diterima semua pihak dalam rangka menjalankan rencana reshuffle.

Seperti ukuran berdasarkan pada kinerja dan penegakan hukum.

Hubungan Nasdem - PDIP dinilai rumit dan semakin ekstrem seiring berjalannya waktu.

Menurut Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno, permasalahan antara Nasdem dengan PDIP terkait posisi menteri ini didasarkan atas dasar suka dan tidak suka.

"Bagi siapa pun yang melihat isu reshuffle belakangan ini, memang tendensinya itu didasarkan atas dasar suka atau tidak suka," kata Adi dalam program Sapa Indonesia Malam di Kompas TV, Kamis (5/1/2023).

"Karena kalau didasarkan kinerja kementerian, saya kira hampir semua kementerian yang di bawah presiden, memang harus dievaluasi secara keseluruhan."

Selain itu, sikap PDIP juga dinilai berubah total semenjak Nasdem mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai capres mereka di 2024.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved