Kamis, 12 Maret 2026

Pilpres 2024

Survei Pilpres 2024: Efek Jokowi Naikkan Elektabilitas Puan Maharani - Ganjar - Prabowo

Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Puan Maharani paling banyak memperoleh efek ekor jas dari Presiden Joko Widodo.

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Survei Pilpres 2024: Efek Jokowi Naikkan Elektabilitas Puan Maharani - Ganjar - Prabowo
TribunGorontalo.com/indikator
Infografis hasil survei Indikator. Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Puan Maharani paling banyak memperoleh efek ekor jas dari Presiden Joko Widodo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Puan Maharani paling banyak memperoleh efek ekor jas dari Presiden Joko Widodo.

Survei terbaru menunjukkan tingkat kepuasan terhadap Jokowi mencapai 71,3 persen (12,8 persen sangat puas dan 58,5 persen cukup puas).

Terkonfirmasi elektabilitas figur capres yang 'diendorse' Jokowi naik. Sedangkan elektabilitas figur yang disebut antitesis Jokowi, Anies Baswedan turun.

Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto menilai kinerja Presiden Jokowi yang meningkat memberikan dampak elektoral pada partai pendukung.

Sebagai contoh, elektabilitas bakal calon presiden yang berasal dari partai politik pendukung Jokowi yang mengalami kenaikan.

"Mengapa elektoral Mbak Puan, Pak Ganjar, Pak Prabowo mengalami tren kenaikan? Karena approval rating dari Presiden Jokowi mengalami kenaikan," kata Hasto dalam rilis survei Indikator Politik Indonesia yang ditayangkan dalam akun Youtube, Rabu (4/1/2023).

Diketahui, dalam survei Indikator Politik Indonesia terkini menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Jokowi mengalami kenaikan dari survei sebelumnya November 2022, yakni dari 66,2 persen menjadi 71,3 persen pada Desember 2022.

Hal itu bertolak belakang dengan capres yang dinilai menjadi antitesa Jokowi, yakni mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, yang diketahui akan diusung Nasdem pada pilpres mendatang.

Dalam survei Indikator Politik terkini menunjukkan elektabilitas Ganjar dan Prabowo mengalami kenaikan seiring peningkatan kepuasan publik terhadap kinerja presiden.

Ganjar elektabilitasnya naik dari 33,9 persen menjadi 35,8 persen.

Sementara Prabowo naik dari 23,9 persen menjadi 26,7 persen. Adapun elektabilitas Anies diketahui turun dari 32,2 persen menjadi 28,3 persen.

"Pak Anies Baswedan mengalami penurunan itu juga membuktikan bahwa masyarakat menilai Pak Anies Baswedan merupakan antitesa dari Presiden Jokowi. Sehingga ketika Pak Jokowi naik, Anies mengalami penurunan," jelas Hasto.

Hasto menuturkan, mereka yang tidak senapas dengan kepemimpinan Presiden Jokowi mengalami penurunan elektabilitas. Sebagai informasi, survei Indikator Politik Indonesia ini dilakukan 1-6 Desember 2022.

Jumlah sampel yang digunakan dalam survei sebanyak 1.220 orang. Responden terpilih diwawancarai secara tatap muka.

Survei ini memiliki margin of error lebih kurang 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul ""Approval Rating" Jokowi Naik, Hasto: Pengaruhi Elektoral Ganjar-Prabowo yang Naik, Anies Turun"

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved