Jl Nani Wartabone
PU Kota Gorontalo Beri Kesempatan Kedua untuk Kontraktor Proyek Jl Nani Wartabone
Saat ini kata Antum Abdullah, progres pengerjaan mutu Jalan Nani Wartabone sudah di 45 persen. Artinya kontraktor harus mengebut pengerjaan 55 persen
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/06082022_Drainase-Nani-Wartabone_.jpg)
Tender pertama gagal karena setelah masa aanwijzing berakhir, terdapat hal-hal atau ketentuan baru atau perubahan penting yang perlu ditampung.
Karena itu Kuasa Pengguna Anggaran melakukan Addendum terhadap Dokumen Rancangan Kontrak berkaitan dengan Kualifikasi Penyedia dan Peralatan utama yang disyaratkan.
Sementara tender kedua dibatalkan, karena tidak ada peserta yang lulus evaluasi penawaran sebagaimana yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan.
Kepala otoritas proyek, Kadis PUPR Kota Gorontalo, Rifadli Bahsuan dan pihak konsultan dan kontraktor jalan utama, sejauh ini terus memantau progres pembangunan dua drainase di sisi jalan.
Pengerjaan mulai dari Bundaran Patung Saronde (HI) hingga pertigaan gerbang Kampus UNG (Jl Jend Sudirman) - Jl Cokroaminoto.
Desain Pemerintah Kota Gorontalo, melalui Dinas PUPR jalan berbeda dibanding belasan ruas jalan protokol lain di Kota Gorontalo.
"Ini akan jadi salah satu ikon baru kota, jadi tempat jogging dan santai warga," kata Rifaldi Bahsuan. (*)