Edukasi Penanganan Sampah Plastik Sejak Dini Disebut Solusi Atasi Masalah Lingkungan
Aktivitas tersebut sekaligus menjadi bagian dari Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang penting, untuk ditanamkan sedini mungkin
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/23122022_Anak-Paud-belajar-memilah-sampah.jpg)
Sekilas tentang Webinar Edukasi Penanganan Sampah Plastik pada Anak Usia Dini
Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Kemendikburistek ditunjuk sebagai Koordinator Gugus Tugas Perubahan Perilaku. Anggotanya terdiri dari beberapa unsur baik pemerintah maupun swasta.
Bekerja sama dengan Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE-KIM) Bidang 1: Pengasuhan dan Pendidikan Karakter dan OASE-KIM Bidang 4: Indonesia Bersih, kegiatan Webinar “Edukasi Penanganan Sampah Plastik pada Anak Usia Dini” merupakan turunan dari tugas tanggung jawab Kemendikbudristek. Tujuannya adalah untuk menguatkan pemahaman mengenai edukasi penanganan sampah plastik pada anak usia dini di satuan PAUD dan berbagi praktik baik tentang penanganan sampah plastik pada anak usia dini.
Misi OASE-KIM Bidang 1 dan Bidang 4 sejalan dengan tujuan Gugus Tugas Perubahan Perilaku, yaitu memberikan edukasi untuk membangun kesadaran masyarakat bertindak bijak dalam memproduksi serta mengkonsumsi dan mengelola sampah.
Karena itu, peran pendidikan dalam mewujudkan Profil Pelajar Pancasila dalam hal menanggulangi permasalahan lingkungan hidup menjadi sangat vital. Sebab, pendidikan berperan untuk membentuk karakter dan mengajarkan norma-norma untuk generasi masa depan.
Mendukung hal tersebut, webinar ini diselenggarakan untuk mengedukasi penanganan sampah plastik sedini mungkin bagi anak-anak agar tertanam perilaku bijak terhadap pengelolaan sampah di masyarakat.
Melalui kegiatan ini pula, budaya peduli lingkungan dapat menyentuh khalayak secara lebih luas sehingga terjadi perubahan perilaku secara masif di berbagai lapisan masyarakat. (*)