Pilpres 2024
Empat Poros Kekuatan Pilpres 2024: Jokowi Singgung Potensi Tokoh Gagal Nyapres
Konstelasi kian panas menjelang Pilpres 2024. Istana pun tak luput dari berbagai tuduhan skenario jelang pesta demokrasi itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/221222-jokowi-2.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Konstelasi kian panas menjelang Pilpres 2024. Istana pun tak luput dari berbagai tuduhan skenario jelang pesta demokrasi itu.
Presiden Joko Widodo mengaku tidak ingin Istana selalu disalahkan dalam kontestasi Pemilu 2024.
Jokowi khawatir, Istana bakal disalahkan jika ada pihak yang gagal maju sebagai calon presiden.
"Adalagi untuk pilpres. Ada orang atau tokoh yang ingin sekali dapat kendaraan supaya bisa mencalonkan, ternyata tidak bisa. Tuduh lagi presiden ikut-ikutan, Istana ikut-ikutan," ucap Jokowi dalam acara peringatan ulang tahun Partai Hanura di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (21/12/2022).
"Lha urusannya apa dengan saya. Hati-hati, karena ini yang pengen ikut pilpres kan banyak," ujar dia.
Simulasi 4 Capres
Temuan terbaru survei siapa pemenang Pilpres 2024.
Prabowo Subianto atau Anies Baswedan berpotensi memenangkan pesta demokrasi pada 14 Februari 2024 jika Ganjar Pranowo tidak maju pilpres.
Dalam simulasi 4 nama capres, Gubernur Jawa Tengah tidak diikutsertakan, peneliti Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) menemukan elektabilitas:
Prabowo Subianto 36,8 persen
Anies Baswedan 32,9 persen
Airlangga Hartarto 5,8 persen
Puan Maharani 5,2 persen
Tidak tahu/tidak jawab 19,2
Pada simulasi 4 nama figur capres kali ini, kata Deni Irvani, Direktur Riset SMRC, didasarkan peluang 4 poros pada Pilpres 2024.
Airlangga berpeluang diusung Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang didukung Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Prabowo yang telah dideklarasikan sebagai capres oleh Partai Gerindra, kemungkinan diusung koalisi Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Anies diusung Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat.
Sedangkan Puan diusung PDIP. Partai besutan Megawati Soekarnoputri satu-satunya parpol yang dapat mengusung pasangan capres - cawapres, melewati 20 persen kursi di parlemen (DPR RI).
SMRC juga mengikutsertakan hasil penelitian elektabilitas keempat figur mulai Desember 2021 - Desember 2022.
Prabowo Subianto
Desember 2021 - 38,7 persen
Maret 2022 - 42,4 persen
Agustus 2022 - 37,0 persen
Oktober 2022 - 36,2 persen
November 2022 - 36,1 persen
Desember 2022 - 36,8 persen
Anies Baswedan
Desember 2021 - 26,6 persen
Maret 2022 - 24,5 persen
Agustus 2022 - 25,9 persen
Oktober 2022 - 29,7 persen
November 2022 - 33,3 persen
Desember 2022 - 32,9 persen
Puan Maharani
Desember 2021 - 9,0 persen
Maret 2022 - 7,7 persen
Agustus 2022 - 8,1 persen
Oktober 2022 - 9,3 persen
November 2022 - 7,4 persen
Desember 2022 - 5,2 persen
Airlangga Hartarto
Desember 2021 - 3,8 persen
Maret 2022 - 6,2 persen
Agustus 2022 - 3,6 persen
Oktober 2022 - 5,4 persen
November 2022 - 4,8 persen
Desember 2022 - 5,8 persen
(*)