Porprov Gorontalo
Mahasiswa Asal Luwuk Banggai-Sulteng Sabet Medali Emas Karate di Porprov Gorontalo
Mahasiswa bernama Moh Rizky Pratama Sintae ini mewakili Kota Gorontalo untuk cabang karate kelas min 75 kilogram.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2012022_porprov-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Mahasiswa asal Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah menyabet medali emas cabang Karate di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Gorontalo.
Mahasiswa bernama Moh Rizky Pratama Sintae ini mewakili Kota Gorontalo untuk cabang karate kelas min 75 kilogram.
Rizky cukup beruntung, sebab dua lawannya di delapan besar dan semifinal harus didiskualifikasi oleh pihak panitia, karena tak memenuhi syarat berat badan.
Dari lima peserta, hanya tiga yang memenuhi persyaratan panitia Porprov Gorontalo.
Kemudian, pria berusia 19 tahun ini akhirnya langsung menghadapi Fadli, perwakilan Kabupaten Pohuwato.
Di partai puncak, Rizky berhasil memenangkan pertandingan dengan perolehan skor 3-1.
Sekadar informasi, perhitungan poin dalam pertandingan karate berdasarkan pukulan. Tinju di area dada sampai perut dihitung 1 poin, tendangan di dada atau perut dihitung 2 poin, sementara bantingan atau tendangan di kepala dihitung 3 poin.
Mahasiswa akrab disapa Iki ini mengakui lawannya di final cukup berat.
"Dia kan main di semifinal, sedangkan saya menunggu. Jadi kayak belum panas sih main di final," ujar Rizky saat dihubungi TribunGorontalo.com, Selasa (20/12/2022).
Sebelumnya, Rizky baru lima bulan berlatih di pusat pelatihan Karate (PPLP) Kota Gorontalo.
Mahasiswa Semester I Jurusan Teknik Industri ini memutuskan bergabung di pusat pelatihan Karate di Kota Gorontalo.
Dia akhirnya dipilih dalam seleksi perwakilan Kota Gorontalo, karena telah banyak mengukir prestasi dalam turnamen Karate di Sulawesi Tengah.
"Karena seleksi tim Kota Gorontalo sudah dekat dengan event Porprov, jadi langsung dilihat dari prestasinya," kata dia.
Diketahui, Rizky telah mengukir beberapa prestasi dalam pertandingan Karate, diantaranya Juara II O2SN Kabupaten Banggai 2016, Juara II Palu Open Tournament 2019 dan Juara III Makassar Open Tournament 2019.
Pemuda kelahiran Luwuk, 4 Oktober 2003 ini telah mendalami ilmu Karate sejak berusia 11 tahun.