Tips Kesehatan

Ada Teh Peppermint hingga Cengkih, Kenali 5 Obat Sakit Gigi Rumahan dari Bahan Alami

Berikut 5 macam obat sakit gigi rumahan, terbuat dari bahan-bahan alami sederhana yang dapat dicoba: Teh Peppermint hingga Cengkih.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
Freepik via Tribunnews.com
Ilustrasi sakit gigi. Simak 5 jenis obat sakit gigi dari bahan alami yang dapat dibuat di rumah: Teh peppermint hingga Cengkih. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Rasa sakit gigi yang tajam dan menyiksa dapat membuat rutinitas Anda terganggu.

Gigi berlubang, tambalan longgar, infeksi gusi, hingga kerusakan gigi dapat menjadi masalah penyebab sakit gigi.

Sakit gigi sendiri adalah terjadinya peradangan atau timbul rasa nyeri pada bagian gigi dan sekitarnya.

Rasa sakit gigi terkadang dapat merambat hingga ke bagian kepala ataupun rahang.

Baca juga: 3 Macam Obat Sakit Gigi Rumahan dari Bahan Alami untuk Atasi Gigi Berlubang

Ini dapat membuat penderita sakit gigi kesulitan untuk makan ataupun tidur dengan nyaman.

Beruntungnya, terdapat beberapa obat sakit gigi rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi masalah tersebut.

5 Obat Sakit Gigi Rumahan

Dilansir TribunGorontalo.com dari Doctor NDTV, berikut 5 jenis obat sakit gigi rumahan yang terbuat dari bahan-bahan alami sederhana:

1. Air Garam

Obat kumur air garam merupakan pengobatan yang efektif bagi banyak orang.

Air garam adalah disinfektan alami untuk membantu melonggarkan partikel makanan dan kotoran yang tersangkut di sela-sela gigi.

Mengobati sakit gigi dengan air garam juga dapat membantu mengurangi peradangan dan menyembuhkan luka di mulut.

Campurkan 1/2 sdt garam ke dalam segelas air hangat dan gunakan sebagai obat kumur.

Baca juga: Kenali 5 Jenis Bahan Alami yang Bisa Dijadikan sebagai Obat Sakit Gigi Rumahan: Ada Bawang Putih

2. Kompres Es

Anda dapat menggunakan kompres dingin saat sakit gigi.

Saat Anda mengompres dingin, hal itu menyebabkan pembuluh darah di area tersebut menyempit.

Ini mengurangi keparahan rasa sakit.

Es membantu mengurangi pembengkakan dan peradangan.

Untuk ini, Anda perlu memegang kantong es yang dibungkus handuk ke area yang terkena selama 15-20 menit setiap kali.

Anda dapat mengulangi ini setelah setiap beberapa jam.

Baca juga: 7 Macam Obat Sakit Gigi Rumahan yang Bantu Atasi Gusi Berdarah: Lidah Buaya hingga Cengkih

3. Minyak Cengkih

Cengkih mengandung eugenol yang merupakan antiseptik alami dan telah digunakan untuk mengobati sakit gigi.

Minyak cengkih efektif menghilangkan rasa sakit dan mengurangi peradangan.

Oleskan sedikit minyak cengkih ke bola kapas dan oleskan ke area yang terkena.

Lakukan ini 3-4 kali per hari.

Anda juga bisa menambahkan setetes minyak cengkih ke dalam segelas kecil air dan menggunakannya sebagai obat kumur.

Baca juga: 6 Ragam Obat Sakit Gigi Rumahan yang Terbuat dari Bahan Herbal: Cengkih hingga Jahe

4. Bawang Putih

Selama bertahun-tahun, bawang putih telah dikenal dan digunakan untuk khasiat pengobatannya.

Bawang putih dapat membantu membunuh bakteri berbahaya yang menyebabkan plak gigi sekaligus bertindak sebagai pereda nyeri.

Hancurkan satu siung bawang putih untuk membuat pasta dan oleskan ke area yang terkena.

Anda bisa menambahkan sedikit garam jika mau.

Atau Anda bisa mengunyah satu siung bawang putih segar secara perlahan.

Mengunyah satu siung bawang putih segar bisa membantu menghilangkan sakit gigi Anda.

Baca juga: 8 Macam Obat Sakit Gigi Rumahan yang Terbuat dari Bahan Herbal: Cengkih hingga Daun Jambu Biji

5. Kantong Teh Peppermint

Anda mungkin tidak menyadarinya, tetapi kantong teh peppermint dapat digunakan untuk mengurangi rasa sakit dan menenangkan gusi yang infeksi.

Pertama, gunakan kantong teh dingin atau hangat sebelum dioleskan ke area yang terkena.

Anda juga bisa menggunakan kantong teh di dalam freezer selama beberapa menit untuk mendinginkannya dan kemudian mengoleskannya ke gigi Anda.

Meski demikian, perlu diperhatikan bahwa pengobatan rumahan tersebut tak dapat menggantikan perawatan dari dokter gigi.

Apabila sakit gigi berlangsung lebih dari 1 hari atau 2 hari, sebaiknya periksakan ke dokter gigi terdekat.

(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved