Batu Hitam Gorontalo

Pendemo minta Ketua PN Gorontalo Turun dari Jabatan, Ini Alasannya

Menggunakan pengeras suara, orator mengundang ketua pengadilan. Namun, tak kunjung menemui massa aksi dikarenakan sedang memimpin persidangan.

TribunGorontalo.com/Jill
Pendemo menggeruduk PN Gorontalo, Kamis (8/12/2022). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Ketua Pengadilan Negeri (PN) Gorontalo diminta turun dari jabatannya. Hal itu diteriakan oleh Dewa Diko, koordinator aksi batu hitam Gorontalo sore tadi, Kamis (8/12/2022). 

"Dia katakan kalau kalian orasi berapi-api silahkan, tapi pakai otak," ungkap Dewa Diko kepada TribunGorontalo.com, Kamis (8/12/2022).

Dewa Diko mengaku tersinggung dengan ucapan Ketua PN Gorontalo

Menggunakan pengeras suara, orator mengundang ketua pengadilan. Namun, tak kunjung menemui massa aksi dikarenakan sedang memimpin persidangan.

Meski Dewa Diko mengaku tersinggung dengan  perkataan Ketua PN Gorontalo itu, namun rupanya tidak ada permintaan maaf yang ia terima. 

“Oknum hakim itu justru berdalih dirinya orang Sumatera, sehingga wajar berbicara kasar.” katanya. 

Melalui aksi ini, lanjut dia, mereka mengecam aksi tak terpuji oleh Ketua Pengadilan Negeri.

Dewa Diko membawa sedikitnya 100 warga dan mahasiswa menggeruduk PN Gorontalo. Mereka datang mengawal kasus pembelian batu hitam Gorontalo secara ilegal di Bone Bolango. 

Ia mendesak jaksa tak berupaya meringankan hukuman para WNA tersebut. Ia meminta agar WNA terdakwa pembeli batu hitam Gorontalo itu, dihukum minimal 5 tahun penjara. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved