PIlpres 2024
Mayoritas Pemilih Tolak Jokowi Jadi Cawapres pada Pilpres 2024
Wacana Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi wakil presiden (wapres) ditolak mayoritas pemilih yang diwakili responden.
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Wacana Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi wakil presiden (wapres) ditolak mayoritas pemilih yang diwakili responden.
Demikian temuan terbaru jajak pendapat Charta Politika Indonesia. Sebanyak 68,4 persen pemilih menolak Jokowi jadi wapres.
Hanya 20,7 persen responden yang setuju dengan wacana tersebut. Sisanya 10,8 tidak menyatakan pendapat atau tidak menjawab.
Peneliti Charta Politika memberikan pertanyataan "Apakah bapak/ibu/saudara setuju atau tidak setuju dengan wacana yang menyatakan bahwa Joko Widodo boleh mencalonkan diri sebagai wakil presiden pada 2024?"
Dari rilis yang diterima TribunGorontalo.com, Selasa 29 November 2022, hasil temuan di lapangan, sebanyak 68,4 persen menyatakan tidak setuju dengan wacana itu.
Survei dilakukan di seluruh provinsi Indonesia. Pada jajak pendapat tersebut, juga sempat ditanyakan soal penundaan pemilu.
Mayoritas responden (76,3 persen) menyatakan tidak setuju dengan usulan penundaan Pemilu 2024.
Hanya 18 persen yang setuju, sisanya 5,7 persen tidak menjawab.
Survei Charta Politika dilakukan pada periode 4 - 12 November 2022.
Masih terkait Pemilu 2024, peneliti juga mengukur seberapa besar pengetahuan publik terhadap event demokrasi 5 tahunan ini.
Hasil temuan, hanya 74,5 persen yang mengaku mengetahui Pemilu 2024. Masih ada 25,5 persen yang belum mengetahui Pemilu 2024.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/291122-Jokowi.jpg)