Pesan 600 Bungkus, Mensos Tri Rismaharini Ikut Bungkus Makanan untuk Warga Korban Gempa Cianjur
Intip potret Mensos Tri Rismaharini saat bantu membungkus makanan pesanannya untuk dibagikan kepada parga warga korban gempa Cianjur.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Mensos-Tri-Rismaharini_2.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Menteri Sosial Tri Rismaharani mencuri perhatian pengunjung rumah makan masakan Padang di kawasan Bogor, Jawa Barat (Jabar) pada hari ini, Sabtu (26/11/2022).
Bagaimana tidak, pasalnya, Risma terlihat sibuk ikut membungkus makanan pesanannya yang rupanya untuk bantuan warga korban gempa bumi Cianjur.
Diwartakan TribunGorontalo.com dari kanal YouTube KOMPASTV, sebelum menuju ke lokasi terdampak gempa di Cianjur, Risma berbelok menuju Bogor terlebih dahulu.
Risma membeli nasi kotak untuk dibagikan kepada para warga terdampak gempa Cianjur.
Baca juga: VIDEO: Ajaib! Bocah Ini Selamat Meski 3 Hari Tertimbun Reruntuhan Gempa Cianjur
Risma pun turut membantu membungkus nasi yang dipesan yakni sebanyak 600 kotak.
Aksi terjun langsung Risma ini sempat menjadi perhatian pengunjung di rumah makan ini.
Sebagai informasi, hingga pukul 12.00 WIB siang ini, sebanyak 6 jenazah korban longsor akibat gempa Cianjur telah dievakuasi.
Satu persatu-satu, jenazah dievakuasi keluar dari Kampung Cugenang, Desa Cijedil menuju RSUD Sayang, Kabupaten Cianjur.
Baca juga: Media Asing Ikut Soroti Gempa Bumi Cianjur, Sebut Indonesia Rawan Gempa
Update Korban Gempa Cianjur
Dilansir TribunGorontalo.com dari KompasTV, Plt Kapusdatin Badan Nasional Penanggulanan Bencana (BNPB) Abdul Muhari mengungkapkan data korban jiwa gempa Cianjur bisa bertambah seiring pencarian yang dilakukan hari ini.
Data yang dirilis BNPB pada Jumat (25/11/2022) malam, mencatat sebanyak 310 korban meninggal dunia dan 24 orang lainnya masih belum ditemukan.
Baca juga: Gempa Cianjur Bermagnitudo 5,6 Telan 268 Jiwa, Apa Itu Magnitudo dan Bedanya dengan Skala Richter?
Data ini, kata Abdul, akan terus diperbaharui.
Abdul menyebutkan bahwa lokasi dan cuaca berpengaruh pada proses pencarian korban gempa bumi Cianjur.
Oleh karena itulah, data korban gempa bumi Cianjur juga disebut berpotensi berubah, termasuk yang meninggal dunia.
Baca juga: Gempa M3.0 SR Timur Laut Toli-toli Perbatasan Gorontalo, Jumat 25 November 2022
Selain itu, menurut BNPB, data bisa berubah lagi karena masih banyak warga yang belum melaporkan anggota keluarga yang hilang setelah gempa bumi Cianjur pada Senin (21/11/2022) lalu.
"Dari 39 korban hilang pada hari sebelumnya, sudah ketemu 19. Kemarin di Warung Shinta, dari laporan warga ada 7 orang hilang, tapi tim menemukan 9, data berubah, pencarian terus dilakukan," kata Abdul, Sabtu (26/11/2022) di Sapa Indonesia Pagi Kompas TV.
"Artinya, bisa jadi masih ada korban hilang belum terlaporkan oleh keluarga," sambungnya.
Baca juga: VIDEO: BMKG Jelaskan Soal Gempa Bumi di Cianjur Jawa Barat
Dengan demkian, BNPB mengimbau kepada warga yang masih belum bertemu atau kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor ke BNPB atau petugas terkait supaya segera dilakukan pemetaan dan pencarian.
"Kami imbau warga yang keluarganya belum kembali, melaporkan langsung di pendopo utama di Bupati," ujar Abdul.
(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar) (KompasTV/Dedik Priyanto)
Sebagian artikel ini telah tayang di KompasTV dengan judul "310 Korban Meninggal akibat Gempa Cianjur, BNPB Sebut Bisa Bertambah: Banyak Warga Belum Lapor"