Pemilu 2024

Jajak Pendapat Terbaru Jelang Pemilu - Pilpres 2024: Gerindra Salip PDIP, PKB Terjun Bebas

Jajak pendapat terbaru, Partai Gerindra menyalip PDIP sebagai partai pemenang menjelang Pemilu - Pilpres 2024.

Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Jajak Pendapat Terbaru Jelang Pemilu - Pilpres 2024: Gerindra Salip PDIP, PKB Terjun Bebas
Kolase TribunGorontalo.com
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Jajak pendapat terbaru, Partai Gerindra menyalip PDIP sebagai partai pemenang menjelang Pemilu - Pilpres 2024. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Jajak pendapat terbaru, Partai Gerindra menyalip PDIP sebagai partai pemenang menjelang Pemilu - Pilpres 2024.

Gerindra meraih 19 persen sedangkan PDIP 18,3 persen. Mengejutkan, hasil temuan Skala Survei Indonesia (SSI) survei pada tanggal 6-12 November 2022, PKB tinggal 1,9 persen.

Dalam hasil survei terbaru tersebut, SSI menunjukkan bahwa elektabilitas atau tingkat keterpilihan Partai Gerindra di posisi pertama.

"Seandainya pemilu anggota legislatif (pileg) pada hari ini, posisinya saat ini Partai Gerindra ada di posisi pertama dengan elektabilitas 19 persen," kata Direktur Eksekutif SSI Abdul Hakim dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (18/11/2022).

"Seandainya pemilu anggota legislatif (pileg) pada hari ini, posisinya saat ini Partai Gerindra ada di posisi pertama dengan elektabilitas 19 persen," kata Direktur Eksekutif SSI Abdul Hakim.

Sementara di posisi dua besar ada PDI Perjuangan dengan elektabilitas sebesar 18,3 persen. Lalu di urutan ketiga diisi Partai Golkar 8,9 persen, disusul Demokrat 6,3 persen, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 5,8 persen dan NasDem 5,1 persen.

Berikutnya, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dengan elektabilitas sebesar 2,3 persen, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 1,9 persen, Partai Amanat Nasional (PAN) 1,7 persen, Perindo 1,2 persen, Garuda 0,2 persen, Partai Bulan Bintang (PBB) 0,1 persen, Hanura 0,1 persen, dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 0,1 persen.

"Sementara yang menjawab tidak tahu atau tidak jawab atau rahasia sebanyak 29 persen," jelas Hakim.

Dari hasil ini bisa dilihat, menurut Hakim, saat ini parpol-parpol yang sudah melebihi ambang batas 4 persen aturan parliamentary threshold ada 6 parpol, yakni Partai Gerindra, PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Demokrat, PKS dan Partai Nasdem.

Sementara parpol lain perolehan suaranya masih ada di bawah ambang batas 4 persen aturan parliamentary threshold.

"Jika dibandingkan dengan hasil pemilu legislatif 2019, Partai yang mendapatkan tambahan suara hanya Partai Gerindra sebanyak 6,4 persen, yakni dari 12,6 persen suara pada pileg 2019 menjadi 19,0 persen suara pada survei kali ini," katanya.

Sementara partai politik yang lain semuanya mengalami penurunan suara jika dibandingkan dengan hasil pileg 2019.

Pengurangan suara terbanyak dialami oleh PKB yang mencapai 7,8 persen, yakni dari 9,7 persen suara pada pemilu 2019 turun menjadi 1,9 persen pada survei kali ini.

Kristalisasi Pemilih dalam Memilih Parpol

Saat ini, tingkat kemantapan masing-masing pemilih Parpol juga sudah mulai mengkristal.

Pemilih yang sudah sangat yakin dan yakin tidak akan mengubah pilihan parpolnya hingga Pemilu 2024 sudah cukup mapan.

Dari 19,0 persen pemilih Gerindra; 82,0 persen sudah sangat yakin dan yakin tidak akan mengubah pilihannya.

Dari 18,3 persen pemilih PDIP; 75,9 persen sudah sangat yakin dan yakin tidak akan mengubah pilihannya.

Dari 8,9 persen pemilih Golkar; 69,2 persen sudah sangat yakin dan yakin tidak akan mengubah pilihannya.

Dari 5,1 persen pemilih Nasdem; 70,5 persen sudah sangat yakin dan yakin tidak akan mengubah pilihannya.

Dari 0,2 persen pemilih Partai Garuda; 100 persen sudah sangat yakin dan yakin tidak akan mengubah pilihannya.

Dari 5,8 persen pemilih PKS; 82,6 persen sudah sangat yakin dan yakin tidak akan mengubah pilihannya.

Dari 1,2 persen pemilih Partai Perindo; 78,6 persen sudah sangat yakin dan yakin tidak akan mengubah pilihannya.

Dari 1,9 persen pemilih PKB; 65,2 persen sudah sangat yakin dan yakin tidak akan mengubah pilihannya.

Dari 2,3 persen pemilih PPP; 50,0 persen sudah sangat yakin dan yakin tidak akan mengubah pilihannya.

Dari 0,1 persen pemilih PSI; 100 persen sudah sangat yakin dan yakin tidak akan mengubah pilihannya.

Dari 1,7 persen Pemilih PAN; 65 persen sudah sangat yakin dan yakin tidak akan mengubah pilihannya.

Dari 0,1 persen Pemilih Partai Hanura; 100 persen sudah sangat yakin dan yakin tidak akan mengubah pilihannya.

Dari 6,3 persen pemilih Partai Demokrat; 52,6 persen sudah sangat yakin dan yakin tidak akan mengubah pilihannya.

Dari 0,1 persen Pemilih PBB; 100 persen sudah sangat yakin dan yakin tidak akan mengubah pilihannya.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved