Mayat di Kanal Tanggidaa

Ini Identitas Mayat Berkaos Hitam yang Mengapung di Kanal Tanggidaa-Gorontalo

Tangisan keluarga pecah, usai wajah pria yang mengapung itu dievakuasi. Menurut keluarga, pria itu bernama Bayu Suleman. 

Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com
Identitas mayat pria berkaos hitam di Kanal Tanggidaa kini ditemukan. Keluarga mengenali wajah mayat tersebut. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Warga langsung mengenali mayat pria berkaos hitam yang mengapung di Kanal Tanggidaa, Jl HOS Cokroaminoto, Kota Timur Gorontalo, Senin (7/11/22). 

Tangisan keluarga pecah, usai pria yang mengapung itu dievakuasi. Menurut keluarga, pria itu bernama Bayu Suleman

Kata keluarganya, Bayu memang tidak pulang rumah sejak beberapa hari lalu. Keluarga mencarinya ke mana-mana. Bahkan memosting foto Bayu di facebook. 

Tidak disangka, Bayu malah ditemukan dalam kondisi meninggal. Tubuhnya mengapung dengan posisi mengapung dan menelungkup di air. 

Kini, jenazah Bayu sudah dievakuasi ke RS Aloei Saboe. Polresta Gorontalo Kota mengaku akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Saat ini kami sudah evakuasi, selanjutnya akan kami bawa ke RS Aloei Saboe untuk identifikasi,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Gorontalo Kota, IPTU Muhammad Nauval Seno ditemui di lokasi. 

Penemuan mayat ini memang menghebohkan warga. Terlebih ketika proyek kanal Tanggidaa senilai Rp 33 miliar itu, dalam tahap pengerjaan. 

Banyak warga yang lantas menyalahkan pemimpin proyek atas insiden tersebut.

Proyek Kanal Tanggidaa memiliki panjang 1,7 KM. Kanal melintasi kelurahan Heledulaa Selatan, Heledulaa Utara dan Ipilo.

Proyek revitalisasi Kanal Tanggidaa menggunakan dana PEN 2022 sebesar Rp 33 miliar.

Ketika dikonfirmasi, mayat tersebut diketahui bernama Bayu Suleman, pria yang pada beberapa hari sebelumnya dinyatakan hilang. (*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved