Pilpres 2024
Peluang Prabowo di Pilpres 2024: Dipilih 33,5 Persen Milenial dan 36,7 Persen Gen Z
Prabowo Subianto menjadi idola baru kaum milenial dan generasi Z (usia 17 - 25 tahu) pada Pilpres 2024.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/051122-GenZ-Mile.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Prabowo Subianto menjadi idola baru kaum milenial dan generasi Z (usia 17 - 25 tahu) pada Pilpres 2024.
Jajak pendapat terbaru menemukan elektabilitas atau keterpilihan Prabowo ungguli Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.
Menteri Pertahanan yang diisukan bakal berpasangan dengan Ketua DPR RI Puan Maharani itu memperoleh dukungan 33,5 persen dari responden milenial.
Dua pesaingnya Anies dan Ganjar tertinggal cukup jauh hanya 21,8 persen dan 18,2 persen.
Pada pemilih gen Z, dukungan terhadap Ketua Umum Partai Gerindra makin melejit. Cawapres dari Megawati di Pilpres 2009 ini memperoleh dukungan 36,7 persen. Anies dan Ganjar masing-masing 21,9 persen dan 18,5 persen.
Lembaga Survei Nasional (LSN) merilis hasil survei terbaru tentang kecenderungan perilaku memilih (voting behavior) masyarakat Indonesia menghadapi Pemilu 2024.
Survei yang dikakukan pada 29 Oktober hingga 2 November tersebut Pemilih pemula (first-time voters) lebih cenderung memilih Prabowo Subianto sebagai calon presiden 2024-2029.
Pemilih Milenial:
- Prabowo 33,5 persen
- Anies Baswedan 21,8 persen
- Ganjar Pranowo 18,2 persen
- Sisanya 26,5 persen menjawab tidak tahu atau memilih tokoh lain.
Pemilih Pemula (Gen Z):
- Prabowo Subianto 36,7 persen
- Ganjar Pranowo 21,9 persen
- Anies Baswedan 18,5 persen
- Sisanya 22,9 persen menjawab tidak tahu atau memilih tokoh lain.
Populasi gen Z Indonesia medominasi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sekitar 27.94 persen penduduk dari generasi kelahiran 1997-2012.
Generasi Z paling banyak berada di:
Jawa Barat 11.886.058 jiwa
Jawa Timur 9.252.385 jiwa
Jawa Tengah 8.511.476
Generasi Z paling sedikit berada di:
Kalimantan Utara 189.403 jiwa
Gorontalo 337.754 jiwa
Papua Barat 344.920 jiwa
Direktur Eksekutif LSN Gema Nusantara Bakry mengatakan sebanyak 33,5 persen responden yang masuk kategori generasi milenial mengaku akan memilih Prabowo jika pilpres dilaksanakan saat ini.
Sementara itu Anies Baswedan dipilih oleh 21,8 persen responden dan Ganjar Pranowo 18,2 persen dan sisanya 26,5 persen menjawab tidak tahu atau memilih tokoh lain.
Selain dari generasi milenial, dalam survei tersebut Prabowo Subianto juga mendapatkan dukungan dari para pemilih pemula (first-time voters).
Sebanyak 36,7 persen responden yang termasuk dalam kategori pemilih pemula menjatuhkan pilihannya pada Prabowo.
Sementara itu sebanyak 21,9 persen responden mengaku akan memilih Ganjar Pranowo dan 18,5 persen responden memilih Anies Baswedan.
Sisanya 22,9 persen menjawab tidak tahu atau memilih tokoh lain.
“Salah satu faktor utama yang membuat generasi milenial dan pemilih pemula cenderung memilih Prabowo Subianto dan bukan Anies atau Ganjar adalah alasan yang bersifat rasional,” ujar Gema dalam rilis survei, Jumat, (4/11/2022).
Berdasarkan survei, kata dia, generasi milenial dan pemilih pemula termasuk dalam kategori pemilih rasional.
Sehingga pilihan mereka terhadap Capres juga cenderung bersifat rasional dan tidak emosional.
Mereka lebih menjatuhkan pilihan pada tokoh yang dipersepsikan mampu mengatasi masalah-masalah riil terutama penyediaan lapangan kerja.
“Para generasi milenial dan pemilih pemula ternyata tidak terjebak pada sosok Capres yang lebih banyak menebar pesona atau populer di media sosial. Mereka juga tidak terbawa oleh kecenderungan emosional seperti faktor agama maupun faktor-faktor primordial lainnya,” pungkasnya.
Populasi dari survei ini adalah seluruh penduduk Indonesia yang minimal berusia 17 tahun dan telah memiliki e-KTP.
Jumlah sampel 1.230 responden yang diperoleh melalui teknik pengambilan sampel secara acak sistematis (systematic random sampling).
Batas kesalahan (margin of error) sebesar 2,79 persen dan pada tingkat kepercayaan (level of confidence) 95 persen.
Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara melalui telepon (telesurvey).
(Tribun)