Jelang HUT PGRI, Harapan Marten Taha: Gaji Kepala Daerah Dikurangi Demi Guru

Kata Marten, kebijakan menaikan gaji sangat penting untuk kesejahteraan para guru. 

Penulis: Husnul Puhi |
TribunGorontalo.com
Kata Marten, kebijakan menaikan gaji sangat penting untuk kesejahteraan para guru. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Marten Taha, Wali Kota Gorontalo meminta gaji guru ditambah. Sebaliknya, gaji kepala daerah harus dikurangi. 

"Saya rela gaji kepala daerah itu diturunkan, tapi gaji guru dinaikkan," ujarnya saat pencanangan peringatan hari guru Nasional dan PGRI di lapangan Taruna Remaja, Sabtu (5/11/2022).

Kata Marten, kebijakan menaikan gaji sangat penting untuk kesejahteraan para guru. 

Apalagi, jasa guru sangat besar. Seseorang bisa menjadi jika tak diajar guru. Menjadi kepala daerah pun karena guru.

Karenanya, Marten mengimbau agar gaji para guru itu tidak boleh rendah, melainkan tinggi lebih dari gaji para kepala daerah.

"Insyaallah gajinya makin lebih naik," kata Marten dengan penuh semangat.

Lebih lanjut Marten mengatakan, tak ada orang yang sukses tanpa melalui bimbingan dari seorang guru. Ia bisa menjadi Wali Kota Gorontalo dikarenakan gurunya.

Karenanya, Wali Kota Gorontalo dua periode itu mengatakan, agar jangan pernah meremehkan dan melecehkan seorang guru. 

"Guru adalah profesi yang sangat mulia, yang mampu memberikan sesuatu yang tidak mungkin mampu dibalas oleh muridnya," imbuhnya tegas.

Marten menegaskan agar tetap menyayangi dan menghormati seorang guru. 

Dalam hal ini, Marten mengajak kepada seluruh guru dan pengurus PGRI yang tengah hadir pada kegiatan tersebut agar memaknai Hari Guru Nasional yang ke 77 itu.

"Guru yang telah mendidik dan mendewasakan serta memberikan ilmu terhadap bangsa ini," pungkasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved