Berita Populer Gorontalo

5 Berita Populer: Harga Rokok di Gorontalo Naik; Tanjung Tour & Travel Dilaporkan ke Polda

5 berita populer ini adalah berita lokal yang dirangkum kembali. Bisa dibaca jika tidak sempat update informasinya.

Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com
Kolase populer Gorontalo. 

Sejumlah peristiwa lokal menduduki peringkat TOP 5 dalam 24 jam terakhir. Mulai dari Pemerintah akan menaikkan  tarif cukai hasil tembakau (CHT) untuk rokok sebesar 10 persen pada tahun 2023 dan 2024.

Hingga Tanjung Tour & Travel cabang Gorontalo dilaporkan ke polisi karena tak bisa  pulangkan tiga jemaah umroh dari Makkah.

Jika tidak sempat update berita tersebut, berikut kami sajikan kembali. 

Siap-siap! Harga Rokok di Gorontalo Naik 10 Persen di 2023

Ilustrasi rokok.
Ilustrasi rokok.(TribunGorontalo.com)

TRIBUNGORONTALO.COM – Pemerintah akan menaikkan  tarif cukai hasil tembakau (CHT) untuk rokok sebesar 10 persen pada tahun 2023 dan 2024. 

Menurut Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, kenaikan tarif CHT pada golongan sigaret kretek mesin (SKM), sigaret putih mesin (SPM), dan sigaret kretek pangan (SKP) akan berbeda sesuai dengan golongannya.

“Rata-rata 10 persen, nanti akan ditunjukkan dengan SKM I dan II yang nanti rata-rata meningkat antara 11,5 hingga 11,75 (persen), SPM I dan SPM II naik di 12 hingga 11 persen, sedangkan SKP I, II, dan III naik 5 persen,” ujar Sri Mulyani usai mengikuti rapat bersama Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (3/11/2022).

Selain itu, Presiden Jokowi juga meminta agar kenaikan tarif tidak hanya berlaku pada CHT, tetapi juga rokok elektrik dan produk hasil pengolahan hasil tembakau lainnya (HPTL). 

Untuk rokok elektrik, Sri Mulyani menuturkan, kenaikan tarif cukai akan terus berlangsung setiap tahun selama lima tahun ke depan.


Baca Selengkapnya

Keluarga Tiga Jemaah Umroh Laporkan Tanjung Tour & Travel ke Polda Gorontalo

Laporan dilayangkan pihak keluarga ke SPKT Polda Gorontalo Kamis (3/11/22) kemarin.
Laporan dilayangkan pihak keluarga ke SPKT Polda Gorontalo Kamis (3/11/22) kemarin.(TribunGorontalo.com)

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Syifa Umar Bakreso, Badria Al Amri, Ratna Y Pontoh, tiga jemaah umroh terlunta-lunta di Makkah. Akhirnya, keluarga mereka melaporkan Tanjung Tour & Travel cabang Gorontalo ke polisi. 

Mereka kini tak bisa lagi menahan kesabaran. Sebab, sudah berminggu-minggu tiga jemaah umroh; Syifa Umar Bakreso, Badria Al Amri, Ratna Y Pontoh, belum ada kepastian dipulangkan ke tanah air. 

Laporan dilayangkan pihak keluarga ke SPKT Polda Gorontalo Kamis (3/11/22) kemarin. Abdul Aziz Al Habsyi bersama keluarga lainya melaporkan pihak travel karena diduga telah melakukan tindak pidana penipuan.

“Kami telah melaporkan ada tindakan penipuan dari Tanjung Travel (Tanjung Tour & Travel) kepada pihak jamaah Umroh,” katanya. 

Pihak keluarga menilai, pihak Tanjung Tour & Travel tidak bertanggung jawab. Kendati pada awal keberangkatan, tiga jemaah ini masing-masing sudah melunasi biaya umroh sejumlah Rp 34,5 juta.

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved