Arti Kata
PBB Pastikan Tak Ada Aktivitas Nuklir Ukraina di Tengah Perang Rusia, Apa Itu Nuklir?
IAEA, Badan pengawas nuklir dari PBB patahkan tudingan Rusia soal bom kotor, karena tak temukan tanda-tanda nuklir di Ukraina, apa itu nuklir?
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/200222-nuklir-3.jpg)
Tanpa menunjukkan bukti, Rusia menuduh Ukraina berencana menggunakan bom kotor dan mengatakan lembaga yang terkait dengan industri nuklir terlibat dalam persiapan itu.
Pemerintah Ukraina pun membantah tuduhan Rusia soal bom kotor itu.
Baca juga: Apa Itu Drone Kamikaze? Pesawat Tanpa Awak Buatan Iran yang Dipakai Rusia untuk Serang Ukraina
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memuji kesimpulan IAEA tersebut.
"Kami telah mengundang IAEA untuk memeriksa, kami telah memberi mereka kebebasan penuh untuk bertindak di fasilitas terkait," ujar Zelensky dalam pidato nasional terbarunya.
"Dan kami memiliki bukti yang jelas dan tak terbantahkan bahwa tidak ada seorang pun di Ukraina yang membuat atau membuat bom kotor," sambungnya.
Dalam sebuah pernyataan yang dirilis Kamis (3/11/2022) malam, Badan Energi Atom Internasional yang berbasis di Wina mengatakan:
“Selama beberapa hari terakhir, para inspektur dapat melakukan semua kegiatan yang telah direncanakan IAEA untuk dilakukan dan diberi akses tanpa batas ke lokasi.
Baca juga: Tangkap Banyak Pasukan Militer Rusia, Ukraina Bingung Cari Tempat untuk Tahan PoW, Apa Itu PoW?
“Berdasarkan evaluasi hasil yang tersedia hingga saat ini dan informasi yang diberikan oleh Ukraina, badan tersebut tidak menemukan indikasi aktivitas dan bahan nuklir yang tidak diumumkan di lokasi.”
IAEA mengatakan pada Oktober 2022 bahwa pihaknya akan memeriksa dua lokasi di Ukraina setelah permintaan dari Kyiv.
Pada hari Senin (31/10/2022) dikatakan bahwa inspeksi tersebut telah dimulai.
Hingga akhirnya pada hari Kamis kemarin dikatakan bahwa mereka telah selesai di tiga lokasi daripada dua, yang semuanya telah disebutkan oleh Rusia.
Baca juga: Apa Itu Aneksasi? Upaya yang Bakal Dilakukan Putin Hari Ini untuk Caplok 4 Wilayah Ukraina ke Rusia
IAEA menamai lokasi tersebut sebagai Institut Penelitian Nuklir di Kyiv, Pabrik Pertambangan dan Pemrosesan Timur di Zhovti Kody, dan Pabrik Pembuatan Mesin Asosiasi Produksi Pivdennyi di Dnipro.
Kepala IAEA Rafael Grossi, mengatakan evaluasi hasil "tidak menunjukkan tanda-tanda aktivitas dan bahan nuklir yang tidak diumumkan".
Menurut Grossi, sampel lingkungan yang diambil di lokasi pun akan dikirim untuk analisis laboratorium dan hasil akan segera dilaporkan.
(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)