Brigadir SR

Ini Jenis Senjata Brigadir SR yang Dipakai Menembak Debt Kolektor di Gorontalo

Brigadir SR tak sengaja menembak seorang debt kolektor. Diketahui, oknum polisi bertugas di Polres Gorontalo Utara tengah menyelesaikan hutang.

Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com
Ilustrasi senjata colt. Senjata ini memang populer digunakan oleh aparat hukum, baik polisi maupun TNI. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Ardi Rahananto membeberkan jenis senjata milik Brigadir SR, polisi yang tak sengaja menembak debt kolektor PT Multi Daya Capital di Jln Dewi Sartika, Kota Gorontalo.

Senjata polisi yang bertugas di Polres Gorontalo Utara itu kata AKBP Ardi Rahananto adalah senjata jenis colt. Ini adalah senjata standar dinas polisi. 

“(Itu) senpi dinas yang memang ada di pelaku. Dan kalau sementara masih kita dalami. Jadi kejadiannya tidak sengaja tertembak. (Jenis senjata) colt dari dinas,” kata AKBP Ardi Rahananto, Jumat (28/10).

Colt adalah senjata api jenis revolver. Senjata ini disebut legend karena banyak dipakai polisi dan militer. 

Belum jelas colt tipe berapa yang dipakai oleh Brigadir SR, namun dilansir dari sejumlah artikel resmi, senjata yang dirilis pada 1908 ini diproduksi oleh perusahaan Manufaktur Colt. 

Senjata ini memang dipersiapkan sebagai colt army special.

Lalu, pada 1927 senjata ini berganti nama menjadi “Polisi Resmi Colt” agar mudah dipasarkan ke penegak hukum. 

“Senjata ini  menjadi salah satu senjata api polisi terlaris sepanjang masa. Polisi Resmi Colt juga digunakan oleh berbagai pasukan militer AS dan sekutu selama Perang Dunia II,” dilansir dari situs resmi senjata colt. 

Senjata inilah yang menembus paha atas Sufriwanto, karyawan pihak ketiga penagih hutang (mata elang) dari sebuah perusahaan pembiayaan. 

Diketahui memang, Brigadir SR tengah memiliki tunggakan angsuran mobil selama dua bulan. Karena itu, kedatangannya bertemu korban, Sufriwanto untuk membicarakan perihal itu. 

Tak disangka, peluru pistol dengan silinder (firearms) 6 itu malah memuntahkan peluru dengan tidak sengaja. Sialnya, menembus paha kiri korban. 

“Korban sekarang dirujuk ke Aloei Saboe, (peluru menembus) paha kiri depan ke belakang,” ungkap Ardi. 

Pihaknya kini sudah menyita senjata dinas milik brigadir SR. Pihak Propam pun kini melakukan pemeriksaan terhadap Brigadir SR

Dilansir dari Sahabat Polri, dalam Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 1 Tahun 2022 dijelaskan, yang disebut senjata api organik standar Polri adalah senjata api kaliber 5,5 milimeter ke atas dengan sistem kerja manual, semi otomatis dan/atau otomatis, serta telah dimodifikasi, termasuk amunisi, granat dan bahan peledak untuk keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dalam Perkap itu disebutkan senjata api organik Polri meliputi, Senjata Api genggam; Senjata Api pistol mitraliur; Senjata Api serbu; Senjata Api mesin ringan, sedang dan berat; Senjata Api tembak jitu; Senjata Api tembak runduk; Senjata Api pelontar; dan Senjata Api laras licin. (*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved