POPULER: Miss Grand Venezuela Salah Gunakan Pakaian Adat Gorontalo; Merlan Wajibkan Tanam Cabai
Pakaian adat dan budaya Gorontalo khusus pengantin perempuan disebut Biliu, sementara untuk pengantin laki-laki disebut Paluwala.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/18102022_pakaian-adat.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Sejumlah peristiwa menjadi berita populer Gorontalo pada Senin 17 Oktober kemarin. Namun, TribunGorontalo.com memilih 5 berita populer Gorontalo itu untuk disajikan kembali.
Misalnya peristiwa Luiseth Materan, Miss Grand Venezuela 2022 salah menggunakan pakaian adat Gorontalo saat berkunjung ke Kedutaan Besar RI (KBRI) Caracas pada 15 September 2022, hingga emerintah Kabupaten Bone Bolango mewajibkan seluruh aparat, ASN, dan Masyarakatnya untuk menanam cabai guna mempersiapkan ketahanan pangan.
Jika tidak sempat membaca berita-berita ini kemarin, berikut kami rangkum kembali.
Breaking News: Miss Grand Venezuela Salah Gunakan Pakaian Adat Gorontalo saat Kunjungan ke KBRI
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Luiseth Materan, Miss Grand Venezuela 2022 salah menggunakan pakaian adat Gorontalo saat berkunjung ke Kedutaan Besar RI (KBRI) Caracas pada 15 September 2022.
Hal itu seperti terlihat dari foto-foto yang dibagikan oleh KBRI Caracas. Tampak Miss Grand Venezuela 2022 menggunakan Biliu, pakaian adat pengantin perempuan dalam budaya Gorontalo.
Disebutkan, kunjungan Miss Grand Venezuela 2022, Luiseth Materan itu sebagai upaya mengenal Indonesia yang akan menjadi tuan rumah Miss Grand Internasional pada bulan Oktober 2022.
Sayangnya, dalam pakaian tersebut, Miss Grand Venezuela 2022, Luiseth Materan salah menggunakan aksesoris di bagian kepala.
Dalam budaya Gorontalo, pakaian adat khusus pengantin putri biasanya dilengkapi dengan aksesoris di kepala, dan yang dipakai Miss Grand Venezuela 2022, Luiseth Materan itu bukanlah aksesoris khusus pengantin putri.
Wakil Bupati Merlan Wajibkan Aparatnya Tanam Cabai di Halam Rumah
TRIBUNGORONTALO.COM, Bone Bolango - Pemerintah Kabupaten Bone Bolango mewajibkan seluruh aparat, ASN, dan Masyarakatnya untuk menanam cabai guna mempersiapkan ketahanan pangan.
Kewajiban menanam cabe itu diinstruksikan langsung Wakil Bupati Bone Bolango Merlan Uloli di saat Apel Pagi, Senin (17/10/2022).
"Untuk mempermantap Gema Tancap, ini harus diikuti oleh seluruh aparat, ASN dan masyarakat Bone Bolango," ucap Merlan
Jika kesulitan mendapatkan bibit cabai, Merlan meminta pegawai dan masyarakat mendatangi dinas pertanian setempat.
Sebagai contoh, Merlan meminta dinas pertanian menjadi contoh gerakan massal tersebut. Ia meminta dinas pertanian memulai gerakan tanam cabai, sebelum masyarakat mengajukan permintaan bibit.
Biliu dan Paluwala, Pakaian Adat Gorontalo Khusus Pengantin
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Sesuai adat dan budaya Gorontalo, pengantin biasanya mengenakan pakaian yang khas. Tidak sembarangan, sebab pakaian ini mengandung makna yang dalam.
Dalam budaya Gorontalo, pakaian adat terutama untuk pengantin memiliki nama yang berbeda.
Pakaian adat dan budaya Gorontalo khusus pengantin perempuan disebut Biliu, sementara untuk pengantin laki-laki disebut Paluwala.
Baru-baru ini, Luiseth Materan, Miss Grand Venezuela 2022 salah menggunakan pakaian adat Gorontalo saat berkunjung ke Kedutaan Besar RI (KBRI) Caracas pada 15 September 2022.
Ia menggunakan Biliu berwarna ungu. Namun sayangnya, tudung yang digunakannya sebetulnya khusus untuk pria, disebut tudung Makuta.
Bukan Jagung, Komoditi Unggulan Gorontalo Itu Kacang Tanah
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Seorang pengusaha kacang tanah, Yusuf Olii menyebut, komoditi unggulan Gorontalo itu justru kacang tanah.
Jagung baru menjadi komoditi unggulan, sejak ada program eks Gubernur Gorontalo, Fadel Muhammad.
Kendati, dari sejak nenek moyang, kacang tanah sebetulnya komoditas yang banyak ditanam petani. Jagung kadang hanya untuk konsumsi ternak.
“Selain dikonsumsi manusia, selebihnya jagung dialihkan untuk pakan ternak,” tutur Yusuf dalam Podcast bersama TribunGorontalo.com beberapa waktu lalu.
Kata Yusuf, saat ia masih kanak-kanak, bapaknya memiliki lahan kacang tanah seluas dua. Jagung hanya jadi tanaman tambahan.
Soal Proyek Saluran Tanggidaa, Gubernur Gorontalo: Saya Sering Terima Whatsapp dari Masyarakat
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Pj Gubernur Gorontalo, Hamka Hendra Noer mengaku kerap diteror masyarakat terkait proyek Saluran Tanggidaa.
“Saya sering menerima pesan Whatsapp dari masyarakat yang mengeluhkan proyek ini belum kelihatan hasilnya,” kata Hamka saat meninjau progres pekerjaan di titik nol kanal banjir Tanggidaa, Sabtu (15/10/2022).
Karena itu ia meminta kontraktor segera menyelesaikan proyek Saluran Tanggidaa tepat waktu. Pengerjaan harus dilakukan bertahap.
“Dari titik nol ini sepanjang 200 meter salurannya sudah terpasang dan tinggal ditimbun. Jika memang ada yang sudah bisa diselesaikan, tuntaskan saja bertahap selama tidak mengganggu pekerjaan lanjutan.” tegas Hamka.
Proyek pembangunan kanal banjir Tanggidaa sepanjang 2,4 kilometer dikerjakan dengan dua metode.