Proyek Kota Tua Gorontalo

8 Bulan Proyek Kota Tua Berjalan, Warga Mulai Resah: Anggaran Banyak

Pengerjaan revitalisasi kota tua, dianggap berlarut-larut dan terlalu lama. Saat ini progress baru 65 persen, padahal sudah berjalan lebih dari 8 bula

TribunGorontalo.com/Apris Nawu
Potret proyek kota tua Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Sebagian masyarakat terutama yang beraktivitas di kawasan kota tua Kota Gorontalo, mulai resah. 

Pengerjaan revitalisasi kota tua, dianggap berlarut-larut dan terlalu lama. Saat ini progress baru 65 persen, padahal sudah berjalan lebih dari 8 bulan 

Sebetulnya di awal pembangunannya, pemerintah merelokasi pedagang di kawasan itu. Namun, dipantau Rabu (12/10/2022) masih banyak pedagang yang bertahan ataupun kembali untuk berjualan. 

"Kami berharap kawasan pasar tua  harus cepat selesai, pada hal ini anggaran banyak,” ungkap Ucok saat diwawancarai TribunGorontalo.com, Rabu (12/10/2022).

Progres proyek revitalisasi kawasan pusat perdagangan kota tua Kota Gorontalo kini mencapai 65 persen. 

Proyek senilai Rp 29 miliar itu dimulai sejak 29 Januari 2022 lalu. Artinya, kini pengerjaan proyek tersebut sudah berlangsung delapan bulan atau rata-rata progres bulanannya 8,1 persen.

Padahal, pada saat groundbreaking di akhir Januari 2022 lalu, Rifadli mengaku proyek itu akan ditargetkan tuntas pada September 2022.

Meski begitu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Gorontalo Rifadli Bahsuan targetkan proyek tersebut selesai tahun 2022 ini. 

"Informasi kami dapatkan dari kontraktor perbaikan kawasan pasar tua, sudah 65 persen,” jelas Rifaldi, Rabu (12/10/2022). 

Dikutip dari laman LPSE Kota Gorontalo, proyek tersebut bernama Revitalisasi Kawasan Pusat Perdagangan pada Koridor Jl. MT. Haryono Cs. Proyek ini menggunakan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Tercatat nilai HPS proyek yang dibuat 3 September 2021 itu sebesar Rp 34,7 miliar. 

Namun nilai itu terkoreksi hingga Rp 29,1 miliar. Pemenang tender proyek adalah PT Reski Aflah Jaya Abadi. Perusahaan ini beralamat di Jl Tamalate, Makassar, Sulawesi Selatan.

Kota Tua ini adalah kawasan perdagangan dan menjadi pusat Kota Gorontalo. Ada tiga desain yang dibuat. Menghadirkan tiga nuansa; Modern, Klasik, Arab, dan China. 

"Nuansa modern di Jl S Parman sejauh 505 meter, sedangkan nuansa klasik di Jl Jendral Sutoyo sejauh 512 meter. Nuansa arabic pada jalan Letjen Suprapto sejauh 512 meter dan nuansa china pada jalan M T Haryono sejauh 300 meter, " ujar Marten Taha Wali Kota Gorontalo dalam agenda Groundbreaking Revitalisasi Kawasan Pusat Perdagangan Kota Gorontalo, Sabtu (29/1/2022). (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved