Pilpres 2024
Survei Massa PDIP-Golkar: Puan Maharani - Airlangga Kalahkan Prabowo dan Anies di Pilpres 2024
Puan Maharani - Airlangga Hartarto berpotensi maju Pilpres 2024. Jajak pendapat, PDIP dan Partai Golkar punya elektabilitas 32,9 persen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/081022-puan-airlangga-081.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Puan Maharani - Airlangga Hartarto berpotensi maju Pilpres 2024. Jajak pendapat, PDIP dan Partai Golkar punya elektabilitas 32,9 persen.
Jika jadi berpasangan untuk Pilpres 2024, Puan Maharani - Airlangga Hartarto punya basis massa parpol terkuat, mengalahkan Prabowo Subianto - Muhaimin Iskandar 24,9 persen dan Anies Baswedan - Agus Harimurti Yudhoyono 22,3 persen.
Artinya peluang Puan Maharani - Airlangga Hartarto punya kans besar menang Pilpres 2024 seandainya massa pendukung PDIP dan Golkar kompak.
Centre for Strategic and International Studies melakukan survei periode 8 - 13 Agustus 2022 untuk mengukur elektabilitas parpol.
1) Parpol Puan Maharani - Airlangga
PDIP 21,6 persen
Golkar 11,3 persen
Total 32,9 persen
2) Parpol Prabowo - Muhaimin
Gerindra 18 persen
PKB 6,9 persen
Total 24,9 persen
3) Parpol Anies Baswedan - Agus Harimurti Yudhoyono
Demokrat 11,3 persen
PKS 5,8 persen
Nasdem 5,1 persen
Total 22,3 persen
Kalah Menang Hal Biasa
Dalam pertemuan dengan Ketua DPP Partai PDI Perjuangan, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan persaingan pilpres dan ihwal menang kalah adalah hal biasa.
Baca juga: Drama Politik Pilpres 2024: Puan Maharani Lirik Airlangga, Anies - AHY Mesra
Justru yang tidak biasa, jelas Airlangga Hartarto, adalah bagaimana bersama-sama dalam hal ini partai politik mensejahterakan masyarakat serta mempertahankan Pancasila dan UUD 1945.
"Kita sudah ikut berbagai pemilu, menang kalah soal biasa, tetapi yang tidak biasa adalah bagaimana kita mensejahterakan rakyat" ujar Airlangga Hartarto di kawasan Monas, Sabtu (8/10/2022) pagi.
“Yang tidak biasa bagaimana kita mempertahankan Pancasila NKRI, UUD 45 dan bhinneka tunggal ika," tambahnya.
Hal tersebut disampaikan Airlangga Hartarto saat menyambut Puan Maharani dan kader PDI Perjuangan dalam agenda jalan santai di kawasan Monas, Sabtu (8/10/2022) pagi.
Mempertahakkan kesejaheraan dan UUD disebut Airlangga Hartarto sebagai sebuah komitmen yang ia sepakati bersama dengan Puan Maharani.
Ia juga berjanji Golkar akan selalu dan turut menjaga pemerintahan.
“Itu adalah komitmen dari tadi Ibu Puan Maharani dan saya selaku ketua umum partai Golkar. Golkar akan selalu menjaga itu dan Golkar juga telah membuktikan dalam kerja sama dengan PDIP terutama dalam pemerintahan di bawah kepemimpinan Bapak Jokowi,” tegas Airlangga Hartarto.
Untuk diketahui, Airlangga dan Puan bersama kader partai Golkar dan PDI Perjuang melakukan jalan bersama di kawasan Monas.
Baca juga: PPP Jakarta Usulkan Anies Baswedan - Sandiaga Uno Maju Pilpres 2024
Dijelaskan Airlangga, alasan pihaknya memilih Monas adalah karena merupkan simbol nasional sekaligus juga simbol pembangunan yang berkelanjutan.
Adapun beberapa elite Golkar yang mendampinginya Airlangga, yakni Lodewijk Freidrich Paulus, Hasan Syadzily, Ahmad Doli Kurnia, Bambang Soesatyo, dan beberapa kader Golkar lainnya.
Sementara elite PDIP yang mendampingi Puan, yakni Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul, Eriko Sotarduga, Olly Dondokambey, Said Abdullah, dan beberapa kader PDIP lainnya.
Akbar Tandjung Tetap Dukung Airlangga
Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengatakan posisi Akbar Tandjung soal calon presiden (capres) sudah jelas.
Doli menyebut Akbar Tandjung tetap pada posisinya mendukung Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto maju sebagai calon presiden di pemilihan presiden (pilpres) 2024.
Sebelumnya, Senior Partai Golkar Akbar Tandjung menyatakan dukungannya ke Anies Baswedan sebagai capres di Pilpres 2024 pada Rabu (5/10/2022).
“Soal positioning Akbar itu very clear. Beliau selalu mensosialisasikan keputusan Golkar di daerah-daerah. Termasuk keputusan mencalonkan Airlangga sebagai calon presiden di Pilpres 2024,” kata Doli di Monas, Gambir, Jakarta Pusat pada Sabtu (8/10/2022).
Doli mengatakan Akbar hanya sebatas menyampaikan selamat ke Anies sebagai seniornya.
“Kami memaknainya Akbar mengucapkan selamat saja ke juniornya sebagai tokoh bangsa yang sekarang sudah dideklrasikan oleh NasDem,” ujar Doli.
Doli juga tak meragukan konsistensi Ketua Dewan Kehormatan DPP itu untuk tetap bersama partai berwarna kuning tersebut.
Baca juga: Sinyal Akbar Tanjung di Pilpres 2024: Golkar Merapat ke Anies Baswedan?
Berbagai guncangan telah dilewati Akbar dan ia tetap menyatakan konsistensinya bertahan.
“Selama ini kan Akbar itu di Golkar dan di organisasi lain itu orang yang sangat tertib dan taat terhadap keputusan organisasi. Jadi, beliau sangat menghargai organisasi dan sejauh ini memang selalu jalan terus,” kata Doli.
Sebelumnya, Akbar Tanjung menyampaikan dukungannya kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk maju sebagai capres pada Pilpres 2024 mendatang.
"Saya bangga bahwa beliau (Anies) menjadi capres pada pemilu 2024," ujar Akbar saat peresmian relokasi Monumen 66, di Taman Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (5/10/2022).
Ketua Dewan Kehormatan Angkatan 66 itu juga memiliki keyakinan yang kuat bahwa Anies sangat kuat peluangnya untuk menjadi presiden.
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bertemu Puan Maharani, Airlangga Hartarto Sebut Menang Kalah Pemilu Hal Biasa