Minggu, 15 Maret 2026

PDAM Kota Gorontalo Salurkan Air Pakai Mobil Tangki Bermuatan 5000 Liter

Dedi Kyai Demak, otoritas Perumda Muara Tirta menjelaskan, pihaknya menurunkan dua mobil tangki berkapasitas 5000 liter. 

Tayang:
zoom-inlihat foto PDAM Kota Gorontalo Salurkan Air Pakai Mobil Tangki Bermuatan 5000 Liter
TribunGorontalo.com/AgungPanto
Mobil tangki bermuatan 5000 liter dipakai untuk menyalurkan air bersih ke masyarakat Kota Gorontalo. Hal itu setelah IPA Perumda Muara Tirta Kota Gorontalo bermasalah hingga tak bisa menyalurkan air. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - PDAM atau Perumda Muara Tirta Kota Gorontalo berupaya memenuhi kebutuhan air masyarakat. Terlebih ketika pasokan air bersih macet karena beberapa kendala. 

Dedi Kyai Demak, otoritas Perumda Muara Tirta menjelaskan, pihaknya menurunkan dua mobil tangki berkapasitas 5000 liter. 

Kebetulan kata dia, Perumda Muara Tirta memiliki dua mobil tangki semacam itu. Jika ditotal artinya bisa menyalurkan 10 ribu liter air ke masyarakat yang membutuhkan. 

Diketahui, saat ini masyarakat yang mengeluhkan seretnya air bersih yakni warga Dungingi dan sebagian Kota Barat. 

"Kita telah melakukan distribusi air sejak hari selasa di berbagai titik khususnya, bahkan sampai siang ini kita masih mendistribusikan," ungkap dia. 

Distribusi air menggunakan mobil tangki hingga distribusi air melalui instalasi PDAM berjalan lancar dan normal. 

“Memang kita belum bisa mendistribusikan maksimal , namun itu merupakan bentuk itikan pelayanan,” kata Dedi. 

Air bersih tersebut diambil dari IPA Kabila Bone Bolango yang berada di sungai Bone.

Sebelumnya diketahui, meluapnya Sungai Bulango menyebabkan warga di 5 kecamatan di Kota Gorontalo kesulitan air bersih. Sebab, distribusi air dari Perumda Muara Tirta Kota Gorontalo terhambat.

Sebagai perusahaan daerah pengelola air minum masyarakat, Perumda Muara Tirta menjelaskan, jika setidaknya ada dua Instalasi Pengelolaan Air (IPA) yang terdampak banjir. 

Pertama IPA itu yakni IPA Bulotadaa di Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo. IPA ini kata otoritas perumda, Dedi Kyai Demak, mendistribusi air ke Kecamatan Sipatana, Kota Utara, Kota Tengah, serta sebagian Dungingi. 

Kedua IPA Dungingi, melayani sebagian Kecamatan Dungingi dan Huangobotu. Wajar jika masyarakat mengeluh, sebab IPA Bulotadaa saja disebut mampu memompakan 70 liter air per detik.

Luapan Sungai Bulango menurut Dedi terjadi pada Minggu 2 Oktober 2022. Pihaknya tidak memperkirakan banjir tersebut, karena terjadi begitu cepat. 

“Pertama berkurangnya pelayanan air ke pelanggan itu hari Minggu, tiba-tiba terjadi luapan Sungai Bulango,” ungkap Dedi, Kamis (6/10/2022). 

Agar masyarakat siaga, pihaknya kata Dedi sudah menginformasikan hal itu melalui media sosial. Sebab, pada MInggu sore itu pihaknya terpaksa mematikan semua mesin pompa air. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved