Selasa, 10 Maret 2026

Presiden Real Madrid Florentino Perez dan Socios Hening Cipta untuk Korban Stadion Kanjuruhan

Presiden Real Madrid, Florentino Perez dan para Socios mengheningkan cipta saat rapat umum, untuk menghormati para korban kerusuhan

Tayang:
zoom-inlihat foto Presiden Real Madrid Florentino Perez dan Socios Hening Cipta untuk Korban Stadion Kanjuruhan
Twitter
Presiden Real Madrid, Florentino Perez mengajak Socios untuk mengheningkan cipta untuk menghormati korban tragedi di Stadion Kanjuruhan. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Presiden Real Madrid, Florentino Perez dan para Socios mengheningkan cipta saat rapat umum, untuk menghormati para korban kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (01/10/2022).

"Saya ingin memperingati para korban tragedi yang terjadi dalam beberapa jam terakhir, di sebuah stadion di Indonesia, dimana lebih dari seratus orang telah kehilangan nyawa mereka. Belasungkawa kami yang terdalam untuk semua keluarga mereka," kata Florentino Perez melalui Real Madrid TV.

Pernyataan Florentino Perez itu sontak menuai pujian dari kalangan penggemar Real Madrid di Indonesia.

"Respect Opa Perez," kata Arnum Wijayanti.

"Opa Perez berkomentar ini mah rill (real) indo sedang tidak baik-baik saja," ucap Ardyan.

Diketahui, Sepak bola Indonesia terancam sanksi berat dari FIFA pascatragedi Stadion Kanjuruhan yang menewaskan 129 orang. Satu di antaranya ancaman dicabutnya status tuan rumah untuk Piala Dunia U-20 2023.

Tragedi di Stadion Kanjuruhan melanggar beberapa poin seperti di FIFA Disciplinary Code, soal ketertiban dan keamanan di pertandingan.

Apalagi, kericuhan seusai kekalahan Arema FC dari Persebaya Surabaya 2-3, Sabtu (1/10/2022) malam, menggunakan gas air mata oleh polisi yang telah melanggar regulasi FIFA.

Sebelumnya FIFA pernah menjatuhkan hukuman berat terhadap klub Inggris ketika terjadinya Tragedi Heysel.

Tragedi Haysel terjadi pada 29 Mei 1985, ketika Juventus akan menghadapi Liverpool pada final Kejuaraan Eropa yang sekarang dikenal sebagai Liga Champions.

Potret kerusuhan di laga Arema Fc Vs Persebaya.
Potret kerusuhan di laga Arema Fc Vs Persebaya.

Kedua tim akan melakoni pertandingan di Stadion Heysel, Brussels, Belgia.

Insiden itu terjadi para pendukung Liverpool melanggar pagar yang memisahkan dua kelompok supporter dan menyerang pendukung Juventus hingga meruntuhkan dinding Stadion Heysel.

Sebanyak 39 orang, yang kebanyakan orang Italia dan fans Juventus, tewas, dan 600 orang lainnya terluka daam konfrontasi tersebut.

Setelah dilakukan penyelidikan, pendukung Inggris menjadi pihak yang bersalah atas insiden tersebut.

Pada 2 April 1985, UEFA memberikan hukuman larangan bermain untuk klub-klub Inggris di kompetisi Eropa untuk jangka waktu yang tak ditentukan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved