Rabu, 4 Maret 2026

Berita Populer Gorontalo

POPULER: Rusuh Pertandingan Arema FC vs Persebaya; Gempa Bumi M2.8 - M2.7 SR Gorontalo

Lima berita populer Gorontalo ini bertengger di urutan teratas paling dibaca masyarakat. Klik selengkapnya.

Tayang:
zoom-inlihat foto POPULER: Rusuh Pertandingan Arema FC vs Persebaya; Gempa Bumi M2.8 - M2.7 SR Gorontalo
Kolase TribunGorontalo.com
Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu malam. Data sementara, sebanyak 127 orang di antaranya 2 anggota Polri meninggal dunia dalam insiden kerusuhan suporter sepak bola di Stadion Kanjuruhan. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Sedikitnya 127 suporter dilaporkan meninggal dunia dalam tragedi Kanjuruhan. Sebuah tragedi sepak bola yang disebut paling banyak menelan korban dan terjadi di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022) usai pertandingan Arema FC melawan Persebaya surabaya. 

Kejadian berlanjut dengan aksi lempar-lemparan. Ada juga gas air mata yang ditembakan ke tribun penonton. Suporter lari kepanikan, jatuh pingsan dan terinjak-injak.

Banyak juga suporter yang mengalami sesak napas hingga akhirnya jatuh dan tak sadarkan diri dalam insiden tersebut.

Sementara itu, terjadi gempa bumi M2.7 Skala Richter (SR) arah tenggara Kabupaten Boalemo, Gorontalo pada Minggu 04.53 Wita.

Lalu ada komentar politisi Partai Golkar, Totok Bachtiar terkait pelayanan air minum masyarakat terus membaik sejak dua tahun terakhir.

"Kemarin saja mendapat predikat sehat oleh BPKP terkait pengelolaan keuangan juga menjadi salah satu indikator keberhasilan pelayanan yang telah dilakukan PDAM Muara Tirta Kota," kata Totok Bachtiar.

 Itu dia ringkasan dari lima berita populer dalam 24 jam terakhir Baca selengkapnya di link di bawah. 

Rusuh usai Arema FC vs Persebaya, 127 Orang Termasuk 2 Polisi Meninggal

Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu malam. Data sementara, sebanyak 127 orang di antaranya 2 anggota Polri meninggal dunia dalam insiden kerusuhan suporter sepak bola di Stadion Kanjuruhan.
Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu malam. Data sementara, sebanyak 127 orang di antaranya 2 anggota Polri meninggal dunia dalam insiden kerusuhan suporter sepak bola di Stadion Kanjuruhan.(Kolase TribunGorontalo.com)

TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Data sementara, sebanyak 127 orang di antaranya 2 anggota Polri meninggal dunia dalam insiden kerusuhan suporter sepak bola di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022) malam.

Suporter juga sempat membakar 2 unit mobil dinas Polri usai pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan.

Pemicu kerusuhan tersebut diduga karena ribuan orang dari tribun penonton masuk ke lapangan usai Arema FC dikalahkan Persebaya dikalahkan dengan skor 2-3.

Akibat kerusuhan tersebut ratusan orang meninggal dunia.

"Masih simpang siur (jumlah yang meninggal) ada yang bilang 114 tapi tadi ada yang bilang 120," kata Bupati Malang HM Sanusi dalam tayangan Breaking News Kompas TV, Minggu (2/10/2022).


Baca Selengkapnya

Ada Gas Air Mata, Suporter Arema Berlarian Panik hingga Pingsan Terinjak-injak

Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu malam. Kejadian berlanjut dengan aksi lempar-lemparan. Ada juga gas air mata yang ditembakan ke tribun penonton. Suporter lari kepanikan, jatuh pingsan dan terinjak-injak.
Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu malam. Kejadian berlanjut dengan aksi lempar-lemparan. Ada juga gas air mata yang ditembakan ke tribun penonton. Suporter lari kepanikan, jatuh pingsan dan terinjak-injak.(Kolase TribunGorontalo.com)

TRIBUNGORONTALO.COM, Malang - Tragedi meninggalnya 127 suporter termasuk 2 polisi bermula aksi ribuan suporter masuk ke Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022) malam.

Kejadian berlanjut dengan aksi lempar-lemparan. Ada juga gas air mata yang ditembakan ke tribun penonton. Suporter lari kepanikan, jatuh pingsan dan terinjak-injak.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved