Pilpres 2024
Sempat Beberkan Kriteria Cawapres 2024, Puan Maharani Lirik AHY atau Cak Imin?
Kandidat capres PDIP Puan Maharani akan bertemu Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/300922-Puan-Cak-imin-ahy.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Kandidat capres PDIP Puan Maharani akan bertemu Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Puan Maharani sempat membeberkan kriteria cawapres. Putra Megawati Soekarnoputri ini ingin 'menikah' dengan figur cawapres yang cocok dengannya. Apakah AHY masuk kriteria?
Duet Puan Maharani-AHY untuk pilpres berpotensi meski kecil. Demikian pendapat beberapa analis politik.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDI-P Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul mengungkapkan bahwa Ketua DPP PDI-P Puan Maharani belum mendapat arahan untuk menemui Ketua Umum Partai Demokrat AHY.
Baca juga: Puan Maharani-Cak Imin Mesra, Litbang Kompas: PDIP Paling Siap Hadapi Pemilu 2024
Adapun Puan mendapat misi khusus dari Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri untuk melakukan safari politik dengan mengunjungi semua partai politik.
"Belum ada arahan," ujar Pacul saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (30/9/2022).
Pacul bahkan mengaku kesulitan menjawab saat ditanya perihal keinginan Partai Demokrat yang mau bertemu dengan PDI-P.
Namun demikian, dia mengatakan, Megawati memang memerintahkan Puan untuk mengunjungi semua partai politik.
"Agak susah jawabnya. Tapi kan perintahnya enggak pernah dicabut Ketua Umum ke Mbak Puan, bahwa beliau diminta bertemu para ketua partai, kan gitu," tuturnya.
"Bahwa kemudian AHY sebagai ketua partai menawari seperti itu, ya sah-sah saja," sambung Pacul.
Sementara itu, Pacul mengungkapkan PDI-P akan bertemu dengan Partai Golkar dalam waktu dekat ini.
Setelah Golkar, kata Pacul, masih banyak partai lain yang akan dikunjungi PDI-P. "(Dalam waktu dekat bertemu) dengan Golkar," ucap Pacul.
Sebelumnya, Ketua DPP Partai Demokrat Herman Khaeron mengatakan, partainya akan menyambut rencana pertemuan Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani dengan AHY.
Baca juga: Puan Maharani-Cak Imin Ziarah ke Makam Taufiq Kiemas: Kode Duet Pilpres 2024
Diketahui, saat ini situasi politik antara PDI-Perjuangan dengan Partai Demokrat tengah memanas, menyusul adanya dugaaan kecurangan yang akan muncul saat Pemilu 2024 mendatang.
"Namanya perbedaan dalam dunia politik sudah biasa perdebatan. Kemudian, hubungan kadang dingin, kadang panas ya itu dunia politik," kata Herman di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (29/9/2022).
Dia menambahkan, jika kemudian kedua partai saling mempertahankan prinsip masing-masing, hal itu juga merupakan hal yang wajar.
"Tapi, di tengah itu, silahturahmi politik, kemudian komunikasi politik juga menjadi hal yang baik di mata publik," ujarnya.
Di sisi lain, ia mengingatkan bahwa AHY sebelumnya juga pernah menemui Puan. Oleh karenanya, komunikasi antara Puan dan AHY tetap perlu dijaga.
Lebih lanjut, Herman berpandangan bahwa pertemuan antaran Puan dan AHY menunjukkan soal pentingnya demokrasi.
"Bahwa, demokrasi itu jangan dianggap sebuah pertandingan yang kita selalu berseberangan yg selalu bermusuhan," jelasnya.
"Tapi, pertandingan ada saatnya bertanding, ada saatnya juga kita menunjukkan kepada publik juga selesai pertandingan itu, selesai juga persoalannya," sambung Herman.
Diketahui, dalam safari politik PDI-P, Puan telah menemui sejumlah ketua umum partai politik.
Di antaranya seperti Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.
Kriteria Cawapres Puan Maharani
Puan Maharani membeberkan kriteria calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampinginya apabila maju sebagai calon presiden (capres) di tahun 2024 mendatang.
Ia mengatakan, yang paling penting, dirinya akan mencari pasangan yang cocok dan memiliki kesamaan cita-cita.
"Ya namanya juga mau 'menikah'. Kalau mau cari pasangan, semua calon pasti cari pasangan yang cocok dengan visi misi sa, cita-cita sama, dan bagaimana visi misi dan cita-cita yang sama itu bisa untuk kesejahteraan rakyat," ujar Puan saat ditemui di kawasan TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (25/9/2022).
Selain itu, Puan tidak ingin apabila dirinya tiba-tiba pecah kongsi dengan cawapresnya di tengah jalan. Jika kesampaian resmi menjadi Presiden, Puan ingin bekerja bersama Wapres yang sama selama 5 tahun.
"Paling tidak 5 tahun kita bisa kerja sama untuk rakyat dengan visi dan cita-cita yang sama," tutur dia.
Puan mengaku sudah membidik sosok yang akan mendampinginya sebagai calon wakil presiden selama menjalani safari politik.
Diketahui, sejauh ini Puan telah mengunjungi sejumlah partai politik sesuai arahan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri.
"Ya iya dong. Masa jalan ke mana-mana enggak punya calon, ada yang diincar lah," kata Puan.
Sementara itu, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin yang juga ingin menjadi Presiden turut membeberkan kriteria cawapres versinya.
"Semua proses kita ikuti dan cari titik temu yang terbaik, ujungnya di situ," timpal Cak Imin.
(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "PDI-P Ungkap Puan Belum Dapat Arahan Temui AHY"