Ijazah Wisudawati Untuk Jenazah Ibu
Rektor UNG: Kurnia Haremba Tetap Tegar Bawa Ijazah Sarjana di Hadapan Jenazah Ibunya
“Salah seorang netizen Lella Gusriny Ahmad, berharap Rektor UNG memfasilitasi proses pemulangan jenazah ibu Kurnia Herembe ke Fak-Fak.”
Sebanyak 1398 mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo telah berhasil menyelesaikan rangkaian pendidikan di Universitas Negeri Gorontalo.
Mereka diwisuda dalam sidang senat terbuka wisuda program doktor, magister, profesi, sarjana dan diploma UNG periode September 2022.
Di akun media sosialnnya, Eduart menyebut, sebagai 1 dari 9555 mahasiswanya, Kurnia termasuk amat tegar.
“Insyaa Allah Ibunda beroleh Husnul Khotimah dan Kurnia tetap tegar untuk mencapai cita-cita dan membanggakan kedua orang tua tercinta…Aamiin YRA..”
Baca juga: Breaking News Video Viral: Wisudawan UNG Asal Papua Barat Syok dan Jatuh Lihat Orangtua Meninggal
Alumnus program doktor teknik IPB Bogor itu, menulis, “hari ini adalah harusnya hari bahagia buat Kurnia Sari Imo Haremba wisudawan UNG asal Fak-Fak yang menjadi wisudawan pertama jurusan Kesehatan Masyarakat asal Papua Barat…Akan tetap ujian yang luar biasa datang disaat yang sama tepatnya dini hari tadi pukul 01.00 Wita Ibunda tercinta yang datang untuk menghadiri wisuda anakda tercinta wafat di Gorontalo karena sakit…”
Hingga pukul 18.21 WITA, postingan di akun Eduart ini sudah dibagikan 60 kali. dalam tempo 3 jam. Ada lebih 44 komentar dan 151 orang menyaksikan video pilu ini.
Salah seorang netizen Lella Gusriny Ahmad, berharap Rektor UNG memfasilitasi proses pemulangan jenazah ibu Kurnia Herembe ke Fak-Fak.
Dilansir TribunGorontalo.com, perasaan berkecamuk, antara tangis haru dan pilu yang dirasakan oleh sarjana kesehatan masyarakat (SKM) ini, lulusan Jurusan Kesehatan Masyarakat, Fakultas Olahraga dan Kesehatan UNG ini.
Saat prosesi wisuda, orangtua Kurnia meninggal dunia.
Orangtuanya datang jauh dari Fakfak, Papua Barat untuk menghadiri prosesi gelaran sarjana sang anak.
Sebelumnya orangtua Kurnia sempat dilarikan ke Rumah Sakit Bunda, Kota Gorontalo, hingga pukul 01.00 Wita sang ibu dinyatakan meninggal.
Rabu pagi, Kurnia masih sempat mengikuti prosesi wisuda yang digelar di gedung auditorium UNG.
Setelah diwisuda, Kurnia kembali untuk mengantarkan sang ibu berangkat kembali ke kampung halaman di Papua Barat. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Rektor_UNG_Dr_Eduart_Wolok_298092022.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/28092022_kurnia_haremba_rektor_UNG_Eduart.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/280922-mahasiswa-UNG.jpg)