Ijazah Wisudawati Untuk Jenazah Ibu
Breaking News Video Viral: Wisudawan UNG Asal Papua Barat Syok dan Jatuh Lihat Orangtua Meninggal
Viral video Kurnia Heremba, seorang wisudawati Universitas Negeri Gorontalo (UNG) asal Papua Barat, yang syok dan jatuh saat melihat ibunya terbujur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/280922-mahasiswa-UNG.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Viral video Kurnia Heremba, seorang wisudawati Universitas Negeri Gorontalo (UNG) asal Papua Barat, yang syok dan jatuh saat melihat ibunya terbujur kaku, meninggal dunia di hari wisuda, Rabu (28/9/2022).
Kurnia Heremba, mahasiswa Kesehatan Masyarakat, Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) angkatan 2017, seharusnya bahagia mengikuti prosesi wisuda pada hari ini.
Sayang, orangtua dari Kurnia yang datang jauh dari Fakfak, Papua Barat untuk menghadiri momen gelaran sarjana sang anak, malahan menemui ajal.
Baca juga: Rektor UNG: Kurnia Haremba Tetap Tegar Bawa Ijazah Sarjana di Hadapan Jenazah Ibunya
Beberapa jam menjelang prosesi wisuda, ibunda tercinta dari Kurnia Heremba meninggal dunia.
Kebahagiaan tersendiri bagi setiap wisudawan/wisudawati ketika prosesi wisuda dihadiri, disaksikan langsung oleh keluarga terdekat orangtua tercinta.
Usaha selama ini diperjuangkan untuk memakai toga, rasanya tanpa kehadiran mereka dan sekaligus menjadi kebanggaan.
Beda dengan Kurnia. Informasi yang dihimpun TribunGorontalo.com tepatnya pada pukul 01.00 Wita dini hari, ibunda dari Kurnia meninggal dunia.
Baca juga: Mahasiswa Gorontalo Sulap Eceng Gondok Danau Limboto Jadi Pasta Gigi
Ibunda dari Kurnia meninggal saat dirawat di RS Bunda, Kota Gorontalo.
Orangtua dari Kurnia datang jauh dari Fakfak, Papua Barat, untuk menghadiri momen wisuda anak tercintanya.
Pantauan TribunGotontalo.com melalui live streaming UNGTV, moderator prosesi wisuda mengungkapkan
ibunda tercinta datang jauh dari Papua untuk menghadiri wisuda anak tercinta.
"Namun sejak pagi jam 1 hari ini, ibunda tercinta pamit pulang ke rahmatullah dan hari ini juga harus diterbangkan ke Papua Barat,” ujarnya.
Kisah tragis menimpa Kurnia Haremba, satu dari 1.398 wisudawannya, Rabu pagi tadi.
Ibu kandungnya, meninggal dunia, sekitar 8 jam sebelum proses wisuda di Auditorium Kampus UNG di Kota Gorontalo.
Sang ibu khusus terbang dari Fakfak, Sorong, Makassar dan ke Gorontalo, pekan lalu, untuk menghadiri seremoni wisuda putri bungsunya.
Ibunya sakit saat baru beberapa hari di Gorontalo. Lalu meninggal dunia, Rabu (28/9/2022) dini hari \di RS Bunda Kota Gorontalo.
Jelang subuh, dibantu temannya, Kurnia membawa jenazah ibu ke kamar kostnya di Gorontalo Kota.
Iklan untuk Anda: Perhatian! Sebuah kamera dipasang dalam kuburan dengan mayat!
Advertisement by
Rumah kontrakan itu di Jl Kenangan, Kelurahan Wumiyalo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo.
Wumialo adalah kawasan pemukiman yang berjarak sekitar 100 meter dari kampus.
Pun, Kurnia Haremba tetap hadir proses graduating, pagi harinya.
Saat balik ke kost, dengan seragam kebesawa wisudawan, Kurnia hanya membawa selembar ijazah, bersimpuh di depan jenazah sang ibu.
Siang tadi, dipandu pihak kampus dan sahabat, Kurnia membawa ijazah dan jenazah ibunya ke Bandara Udara Djalaluddin Gorontalo, untuk diterbangan ke Makassar sebelum dini hari ini, terbang ke Sorong lalu ke Fakfak.
Kurnia adalah wisudwati pertama jurusan Kesehatan Masyarakat di Fakultas Olahraga dan Kesehatan, UNG di Gorontalo.
Dia angkatan 2017, termasuk mahasiswi berprestasi dan menyelesaikan kuliah tepat waktu.
Sebanyak 1398 mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo telah berhasil menyelesaikan rangkaian pendidikan di Universitas Negeri Gorontalo.
Mereka diwisuda dalam sidang senat terbuka wisuda program doktor, magister, profesi, sarjana dan diploma UNG periode September 2022.
(*)