Tiga Penguatan OJK Dorong Industri Keuangan NonBank di Indonesia

Kata Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Nonbank (IKNB) OJK, Ogi Prastomiyono, ada tiga penguatan yang dilakukan mendorong sektor IKNB. 

Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com/free
Ilustrasi Industri Keuangan Nonbank. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) fokus melakukan penguatan pengawasan Industri Keuangan Nonbank (IKNB) di Indonesia. 

Kata Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Nonbank (IKNB) OJK, Ogi Prastomiyono, ada tiga penguatan yang dilakukan mendorong sektor IKNB. 

Pertama, penguatan organisasi di internal Lembaga Jasa Keuangan Nonbank (LJKNB). Penguatan dilakukan di sisi good corporate governance, dan penerapan manajemen risiko yang efektif dalam melaksanakan kegiatan usaha. 

Selain itu, OJK juga mendorong LJKNB untuk melakukan penguatan core functions, sehingga didukung dengan sumber daya manusia yang kompeten, antara lain di bidang aktuaria, akuntansi, dan audit internal. 

Kedua, penguatan dari sisi lembaga profesi penunjang dan asosiasi industri di sektor IKNB. 

Berbagai lembaga profesi penunjang seperti akuntan publik, aktuaris, maupun penilai merupakan salah satu pilar penting dalam menjaga keberlangsungan sektor IKNB.

Khususnya dalam hal penegakan kode etik profesi dan pengembangan kompetensi SDM di sektor IKNB. 

Demikian pula halnya dengan peran asosiasi dalam melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap para anggotanya, khususnya yang terkait dengan aspek perlindungan konsumen. 

Ketiga, penguatan peran OJK dalam mengatur, mengawasi, dan melindungi konsumen sektor jasa keuangan melalui penerapan pengawasan secara terintegrasi dan penguatan pengawasan pada LJKNB bermasalah.

OJK dalam melaksanakan strategi itu mengedepankan tiga perilaku kunci OJK; proaktif, kolaboratif, dan bertanggung jawab. 

Halaman
1234
  • Baca Juga
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved