BBM dan Tarif Ojol Naik, Masyarakat Gorontalo Menjerit
Kenaikan harga diakui sejumlah warga Gorontalo, membuat pengeluaran mereka bertambah untuk menebus kebutuhan pokok maupun biaya transportasi.
Selama ini, ia pun menggunakan jasa ojol untuk kuliah. Karena itu, ia berharap tarif tak naik lagi.
“Per bulan biasanya saya butuh sekitar sejuta tapi karena banyak sekarang hampir semuanya naik jadi saya harus minta biaya tambahan dari orang tua di kampung sekitar Rp500 ribu. Jadi, total kalau untuk pengeluaran per bulan saat ini itu sekitar Rp1,5 juta,’’ katanya.
Nuraisyah juga merasa prihatin pada orang tuanya yang harus bekerja lebih keras untuk membiayainya kuliah serta biaya hidup sehari-hari.
“Apalagi saya anak kost, jadi biayanya jadi double,” tuturnya.
Perlu diketahui, kenaikan harga BBM dan transportasi membawa efek domino yang cukup membuat sebagian besar masyarakat “menangis’’.
Selain tarif ojol, kenaikan harga BBM juga ikut mendongkrak harga bahan-bahan pokok.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/23092022_Ojol.jpg)