Jumat, 3 April 2026

Polisi Gorontalo Ditembak

Tembak Rekannya dengan Senjata, Polisi Gorontalo Ini Terancam Sanksi

Instruksi Kapolda Gorontalo, Irjen Helmy Santika tegas, meminta Kabid Propam dan Dirreskrimum untuk mengusut kejadian tersebut.

Tayang:
zoom-inlihat foto Tembak Rekannya dengan Senjata, Polisi Gorontalo Ini Terancam Sanksi
TribunGorontalo.com/Wawan Akuba
ILUSTRASI Personel Polda Gorontalo -- Bripda MRZ terancam kena saksi setelah menembak rekannya Bripda Arif Gani dengan senjata pelontar gas air mata. 

Tiba di aspol, korban bergegas ke dapur untuk memasak mie instan. Sementara di belakang korban ada pelaku yang asik bermain hp. 

Tak tahu, di meja di ruang tamu terletak senjata pelontar gas air mata. Pelaku pun karena iseng, mengangkat senjata tersebut. 

Kejadian nahas bermula dari situ. Rupanya, senjata itu tidak terkunci. Ia tak sadar, moncong senjata hitam itu mengarah ke dapur korban. 

Saat itu, korban yang berada di dapur, tengah berdiri selaras dengan moncong senjata. Korban diketahui membelakangi pelaku yang tak tahu senjata yang dipegangnya tak terkunci. 

Ketika pelatuk ditarik, senjata itu memuntahkan gas air mata hingga mengenai kepala korban. 

Terkena benda tumpul dengan pelontar yang kencang, seketika korban pingsan. Korban dilarikan ke RS Aloe Saboe malam itu juga.

“Korban kemudian langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk kemudian dirujuk ke rumah sakit Aloei Saboe,” tegas Wahyu. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved