Pilpres 2024
Koalisi Besar Anies Baswedan-AHY 'Kuda Hitam' Pilpres 2024: Kalahkan Puan-Prabowo-Airlangga
Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyomo (AHY) bakal menjadi calon presiden-calon wakil presiden 'kuda hitam' dengan dukungan terbesar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/170922-Anies-AHY173.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyomo (AHY) bakal menjadi calon presiden-calon wakil presiden 'kuda hitam' dengan dukungan terbesar partai politik.
Anies Baswedan-AHY berpeluang diusung Partai Nasdem, Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Bila berkoalisi untuk usung Anies Baswedan-AHY, Nasdem-Demokrat-PKS memiliki total 163 kursi atau 28 persen suara di Parlemen Senayan.
Poros Nasdem-Demokrat-PKS mengalahkan kekuatan tiga poros lainnya seperti PDIP, Partai Golkar-Partai Amanat Nasional-Partai Persatuan Pembangunan, Partai Gerindra-Partai Kebangkitan Bangsa.
Sebuah jajak pendapat juga memposisikan pasangan Anies Baswedan-AHY sebagai jawara pada tiga simulasi, yakni 4 pasangan capres-cawapres, 3 pasangan dan 2 pasangan.
Hasil Lembaga Survei Independen:
Simulasi empat pasangan
- Anies Baswedam-AHY 28,3 persen
- Ganjar Pranowo-Erick Thohir 19,6 persen
- Prabowo Subianto-Muhaimin Iskandar 16,2 persen
- Puan Maharani-Andika Perkasa 13,6 persen
Baca juga: Anies Baswedan-AHY Makin Mesra, Begini Tanggapan Demokrat
Simulasi tiga pasangan
- Anies Baswedan-AHY 35,9 persen
- Prabowo Subianto-Puan Maharani 27,6 persen
- Ganjar Pranowo-Erick Thohir 16,4 persen
Simulasi dua pasangan
- Anies Baswedan-AHY 39,8 persen
- Prabowo Subianto-Puan Maharani 31,4 persen
Survei LSI pada 8-20 Agustus 2022, 1.500 responden di 34 provinsi.
Potensi 4 Poros
Pemilihan Presiden 2024 berpeluang diikuti 4 pasangan capres-cawapres.
Ada 4 pasangan capres-cawapres dari poros PDIP, poros Partai Golkar-PAN-PPP, poros Partai Gerindra-PKB dan poros Nasdem-Partai Demokrat-PKS.
PDIP menjagokan Puan Maharani, Golkar mengukuhkan Airlangga Hartarto, Gerindra usung Prabowo Subianto dan terakhir poros yang dipimpin Nasdem menjagokan Anes Baswedan.
Poros PDIP yang punya kandidat capres Puan Maharani paling pasti. PDIP tak perlu koalisi dengan partai politik lain untuk mengusung capres-cawapres.
Kendaraan politik Puan Maharani ini sudah memenuhi syarat presidential threshold (ambang batas calonkan presiden), yakni 20 persen kursi di parlemen atau DPR RI.
Baca juga: Cagub Gorontalo Marten Taha Temui Capres Anies Baswedan, Begini Analisis Pengamat Politik UNG
Terbaru, mencuat wacana duet Puan Maharani-Joko Widodo. Jokowi sebagai kader PDIP sudah menjadi presiden 2 periode.
Dia masih memungkinkan diusung untuk kursi cawapres pada Pilpres 2024.
Kemudian Koalisi Indonesia Bersatu yang beranggotakan Golkar-PAN-PPP. Koalisi ini berpeluang mengusung Airlangga Hartarto-Sandiaga Uno atau Airlangga-Erick Thohir.
Selanjutnya Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya yang digagas Gerindra-PKB.
Koalisi ini bakal mengusung Prabowo Subianto-Muhaimin Iskandar.
Paling terakhir, koalisi Nadem-Demokrat-PKS. Koalisi ini memunculkan nama Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono.
Berikut ini perolehan kursi sembilan parpol yang lolos ke parlemen:
1) Poros PDIP
128 kursi atau 22,26 persen
2) Poros Koalisi Indonesia Bersatu 148 kursi 25,73 persen
Golkar 85 kursi
PAN 44 kursi
PPP 19 kursi
Baca juga: Pemilih Jokowi Cenderung ke Anies Baswedan Ketimbang Ganjar Pranowo: Ini Surveinya
3) Poros Kebangkitan Indonesia Raya 136 kursi atau 23,65 persen
Gerindra 78 kursi
PKB 58 kursi
4) Poros Nasdem-Demokrat-PKS 163 kursi atau 28,34 persen
Nasdem 59 kursi
Demokrat 54 kursi
PKS 50 kursi
Total kursi DPR RI: 575
(*)