Jagung Gorontalo
Gubernur Gorontalo Buka Keran Ekspor: Kirim 6.100 Ton Jagung ke Filipina
Penjabat Gubernur Gorontalo Hamka Hendra Noer membuka keran ekspor jagung kwe Filipina.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/180922-jagung2.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Penjabat Gubernur Gorontalo Hamka Hendra Noer membuka keran ekspor jagung ke Filipina.
Gorontalo kembali mengekspor 6.100 ton jagung ke negara tetangga Filipina.
Pekan depan, Gorontalo berencana mengekspor lagi 12.000 ton jagung ke Filipina.
Ekspor jagung Gorontalo kembali berjalan usai Kementerian Pertanian membuka keran ekspor jagung.
Sebanyak 6.100 ton jagung siap dikirim ke Filipina. Ekspor jagung disaksikan Gubernur Gorontalo Hamka Hendra Noer di Pelabuhan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara, Sabtu (17/9/2022).
Baca juga: Petani Keluhkan Bibit Jagung Rp 500 Ribu per 5 Kilo, Ini Respons Bupati Boalemo
Dikatakan Hamka, dibukanya keran ekspor jagung berkah bagi Gorontalo.
Hal itu perlu dilakukan untuk menjaga kestabilan harga di tingkat petani mengingat saat ini ada 50 gudang jagung hampir terisi penuh.
"Ekspor ini harus kita lakukan karena sebentar lagi kita akan memasuki masa panen jagung. Stok kita di gudang itu berlimpah. Makanya kita cepat cari jalan untuk bisa melakukan ekspor," kata Hamka saat diwawancarai usai kunjungan.
Lebih lanjut kata Staf Khusus Menpora RI bidang Budaya Sportivitas itu, kebijakan ekspor jagung diperjuangkan ke pemerintah pusat.
Baca juga: Resep Kuah Bening Bayam Jagung
Kementerian Pertanian melunak dan membolehkan ekspor jagung dengan total 100 ribu ton hingga akhir tahun ini.
"Sampai tadi malam Pak Kadis Pertanian masih sempat nego dengan Pak Dirjen. Sekarang dibuka kuota 100 ribu ton. Ini kita ekspor 6.100 ton, Minggu depan juga sampai 12.000 ton. Mudah mudahan ekspor kita bisa mencapai setengah dari kuota itu,' bebernya.
Data Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo menyebut produksi jagung hingga Agustus 2022 sebesar 772.887 ton. Separuh dari jumlah itu atau 382.992 didistribusi antar pulau di Jawa dan Sumatera.
(*)