Petani Keluhkan Bibit Jagung Rp 500 Ribu per 5 Kilo, Ini Respons Bupati Boalemo

Harga benih jagung yang mencapai Rp 500 ribu per sak berisi 5 kilogram membuat para petani menjerit.

Editor: lodie tombeg
Petani Keluhkan Bibit Jagung Rp 500 Ribu per 5 Kilo, Ini Respons Bupati Boalemo
TribunGorontalo.com/Ronald Rampi
Ulul Azmi Kadji, Kepala Desa Bendungan

TRIBUNGORONTALO.COM, Tilamuta - Harga benih jagung yang mencapai Rp 500 ribu per sak berisi 5 kilogram membuat para petani menjerit.

Tak terkecuali para petani yang ada di Kabupaten Boalemo. Untuk luasan lahan 1 hektare, para petani harus menyiapkan 3 sak benih jagung berukuran 5 kg. Dan per satu sak benih jagung itu harga Rp 500 ribu. Artinya butuh Rp 1,5 juta untuk lahan sehektare.

Untuk menanam jagung, para petani tidak hanya harus menyiapkan benih. Melainkan juga harus memikirkan biaya untuk pengolahan lahan hingga penyemprotan serta pemupukan.

Akibatnya, bila dihitung dalam sekali penanaman, para petani harus merogoh kocek yang cukup dalam.

Para petani pun begitu mengharapkan adanya bantuan dari pemerintah, khususnya pemerintah daerah Kabupaten Boalemo.

Bupati Boalemo Anas Jusuf
Bupati Boalemo Anas Jusuf (Tribun Gorontalo/wan)

Seperti yang disampaikan oleh Kepala Desa Bendungan, Kecamatan Mananggu Kabupaten Boalemo, Ulul Azmi Kadji.

Melalui akun Facebook pribadinya, Haji Ulul, sapaan akrabnya mengungkapkan bahwa dia baru saja ditemui oleh masyarakat yang berprofesi sebagai petani. Menurutnya, para petani ini menyampaikan keluhan benih jagung.

"Keluar dari masjid, jemaah yang hampir semua para petani mengeluh, somo ba tanam (musim menanam) tapi belum ada benih jagung. Mo ba beli (mau beli) tapi mahal bibit, semoga pemda segera menyalurkan bantuan benih jagung bagi para petani yang ada di semua desa termasuk di Desa Bendungan," tulis Ulul. Dia menggambarkan bahwa para petani saat ini sudah siap untuk menanam, namun benih jagung tak tersedia. Ingin membeli, namun harganya mahal.

Keluhan itu pun langsung disampaikan kepada Bupati Boalemo Anas Jusuf melalui pesan singkat di WhatssApp. Keluhan yang disampaikan itu langsung mendapat respons dari Bupati Boalemo, Anas Jusuf. Kepala daerah yang dikenal  santun dan berkarismatik itu pun menyampaikan bahwa keluhan petani ini telah dia tindak lanjuti kepada Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Boalemo.

Dalam pesan singkat tangkapan layar yang dibagikan oleh Kades Bendungan lewat akun Facebook Ulul Azmi Kadji diketahui bahwa berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Kadis Pertanian kepada Bupati Boalemo diketahui bantuan benih jagung yang berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU) telah berada di gudang Gorontalo, namun menunggu hasil uji lab.

"Insya Allah bulan Mei ini juga sudah bisa disalurkan. Klo (kalau) satker pusat sementara menunggu informasi..., mksh (terima kasih)," demikian tulisan pesan WA yang dipublis Ulul Azmi Kadji yang terinformasi adalah penjelasan dari Kadis Pertanian Kabupaten Boalemo kepada Bupati Boalemo Anas Jusuf. (nal)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved