Lapas Gorontalo Kelas II A Gorontalo Sesak, Sebagian Napi Dipindahkan

Sebab, Lapas Kelas II A Gorontalo hanya memiliki kapasitas 330 orang. Sementara saat ini, jumlah napi atau tahanan mencapai 500 orang. 

Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com
Petugas Lapas Kelas II A Gorontalo tengah memindahkan tahanan ke Lapas Pohuwato. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Otoritas Lapas Kelas II A Gorontalo terpaksa memindahkan sebagian narapidana atau tahanannya. 

Sebab, Lapas Kelas II A Gorontalo hanya memiliki kapasitas 330 orang. Sementara saat ini, jumlah napi atau tahanan mencapai 500 orang. 

Karena itu, strategi yang dilakukan Lapas Kelas II A Gorontalo adalah memindahkan sebagian tahanan ke lapas lain yang masih memiliki ruang kosong. 

Kepala Lapas Kelas II A Gorontalo, Indra S Mokoagow, pihaknya berkoordinasi dengan Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkumham Gorontalo terkait pemindahan tahanan. 

“Setelah pemenuhan syarat-syarat administratif terkait akhirnya Lapas Gorontalo melakukan pemindahan sebanyak 10 orang Narapidana ke Lapas Pohuwato,” ungkap Indra S Mokoagow, Jumat (16/09/2022).

Menurut Indra, pemindahan narapidana untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di dalam Lapas.

Khususnya untuk mengurangi kelebihan kapasitas yang selama ini masih terjadi di Lapas Gorontalo.

“Kami lakukan mengacu pada standar operasional baku yang berlaku.” katanya. 

Sementara itu, Kasim Mohungo, Kepala KPLP menjelaskan, pihaknya menerjunkan seluruh regu pengamanan untuk mengawal proses pemindahan tersebut.

Kata dia, pemindahan dilakukan pada Jumat dini hari. Sebelumnya timnya sudah melakukan briefing pengamanan.

“Proses pemindahan diawali dengan menjemput langsung nama yang tertera dalam daftar di kamar hunian masing-masing, untuk mempersiapkan diri dan selanjutnya dilakukan pengecekan kesehatan fisik oleh petugas medis Lapas,” katanya. 

Katanya, satu persatu narapidana diarahkan menuju mobil yang sudah menunggu di depan halaman Lapas dengan pengawalan ketat petugas.

“Seluruh narapidana yang dipindahkan dipastikan dalam keadaan sehat secara fisik dan telah melalui proses screening seluruhnya, sehingga terhindar dari penyebaran penyakit menular,” Tandas Kasim.

Terpantau, proses pemindahan narapidana ini disaksikan langsung oleh Petugas Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkumham Gorontalo, dan seluruh pejabat di lingkungan Lapas Kelas IIA Gorontalo. (*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved