Mengenal M Top dan 4K, Strategi Pemkot Gorontalo Tekan Inflasi
Tidak heran, berkat program tersebut, Pemkot Gorontalo berhasil dapat pujian dari pemerintah pusat. Tim Pengendali Inflasi Daerah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/15092022_TPID-Pemkot.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Setidaknya dua program yang jadi andalan Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo dalam menekan angka inflasi di Gorontalo.
Dua program andalan Pemkot Gorontalo itu diberi nama Moheyinga Toponula (M Top) dan 4K; Ketersediaan pasokan, Kelancaran distribusi, Keterjangkauan harga, dan Koordinasi TPID.
Tidak heran, berkat program tersebut, Pemkot Gorontalo berhasil dapat pujian dari pemerintah pusat. Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Gorontalo raih TPID Award ke-3 berturut-turut.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi yang diselenggarakan Bank Indonesia di Jakarta, Rabu (14/9/2022).
Kata Marten Taha, penghargaan tak bisa diraih tanpa inovasi Pemkot Gorontalo. Sejumlah inovasi itu misalnya strategi menjaga ketersediaan pangan, khususnya dalam sektor perikanan.
Inovasi Pemkot Gorontalo dalam sektor perikanan yakni Moheyinga Toponula (M Top). M Top adalah gagasan terpadu pemberdayaan masyarakat dalam mengelola perikanan budidaya.
"Ini ikut berguna menopang upaya pengendalian inflasi di Kota Gorontalo karena arah program Moheyinga Toponula bertalian dengan pangan strategis.” kata Marten Taha.
Tujuan M Top adalah menjaga pasokan ikan air tawar di pasar tradisional, menjaga kestabilan ikan pada umumnya, meningkatkan petani pembudidayaan ikan serta menjaga ketersediaan protein hewan bagi masyarakat.
Dalam perkembangannya saat ini, program MT Top diperkuat lagi dengan penambahan 24 unit bioflok yang dioperasikan di 17 titik di tiga kecamatan.
Melalui teknologi Bioflok, warga dapat mendaur ulang limbah untuk dijadikan nutrisi bagi pakan ikan. Hasilnya pun, produksi ikan air tawar makin melonjak.
Marten mengatakan, Pemkot Gorontalo juga telah melakukan usaha ekstra untuk mengendalikan inflasi daerah dengan menjalankan strategi 4 K.
Sistem yang dibangun melalui strategi 4K yakni Ketersediaan pasokan, Kelancaran distribusi, Keterjangkauan harga, dan Koordinasi TPID.
Ketersediaan pasokan realisasinya dengan pemberian bantuan sarpras pertanian, seperti bibit jagung dan padi, buffer stock cabe dan pendistribusian bantuan sarpras perikanan dan peternakan.
Kelancaran distribusi dilakukan melalui monitoring dan pengawasan bahan kebutuhan pokok, mengadakan toko akses pangan, dan pemberian bantuan BBM solar bagi nelayan.
"Bahkan, kepada nelayan, kita juga membagikan bantuan mesin katinting, genset coolboks hingga jaket tuna," kata Marten.